Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polresta Solo Buru Pelaku Pembacokan Tiga Anggota PSHT

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan Polresta Solo yang dibantu oleh Dit Reskrimum Polda Jawa Tengah masih menyelidiki kasus tindak pidana penganiayaan terhadap tiga orang anggota PSHT.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 September 2020  |  13:11 WIB
Polresta Solo Buru Pelaku Pembacokan Tiga Anggota PSHT
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Kota Solo kini tengah memburu pelaku pembacokan terhadap tiga orang anggota Persaudaraan Setia Hari Terate (PSHT) di wilayah Mojosongo, Solo Jawa Tengah.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan Polresta Solo yang dibantu oleh Dit Reskrimum Polda Jawa Tengah masih menyelidiki kasus tindak pidana penganiayaan terhadap tiga orang anggota PSHT tersebut.

"Saat ini sedang dilaksanakan lidik dan sidik terkait kasus tersebut," tuturnya kepada Bisnis, Selasa (22/9/2020).

Dia juga mengimbau agar semua pihak menahan diri dan tidak terpancing emosi, karena Kepolisian akan mengusut perkara penganiayaan itu dengan professional dan transparan, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

"Saya sudah kasih atensi untuk perkara itu dan penegakan hukumnya juga akan dilakukan secara profesional," katanya.

Sebelumnya, tiga orang anggota dari PSHT diduga telah menjadi korban pembacokan di kawasan Makamhaji, Kertasura, Sukoharjo, Solo pada Selasa, 15 September 2020.

Ketiga korban tersebut berinisial AA (18), AR (18) yang merupakan warga Mojosongo dan AF (18) warga Banyaanyar. Ketiganya sempat dilarikan ke rumah sakit dr. Oen dan dinyatakan sudah boleh dikembalikan ke rumah masing-masing.

Malam hari setelah peristiwa pembacokan tersebut beredar pesan berantai untuk melakukan aksi solidaritas, kemudian massa berdatangan ke Plaza Manahan. Namun, pihak Kepolisian berhasil menghalau massa agar tidak berkumpul, karena masih pandemi covid-19 dan khawatir muncul gesekan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

solo
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top