Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saling 'Serang', Ada Apa dengan Erdogan dan Macron ?

Ketegangan Prancis dan Turki disebabkan oleh sikap Turki yang tidak bisa menerima kehadiran sebuah kapal asal Prancis di wilayah pantai Libya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 September 2020  |  10:23 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berdiri di hadapan para pendukungnya di Istanbul, Turki pada Minggu (24/6). - Reuters/Osman Orsal
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berdiri di hadapan para pendukungnya di Istanbul, Turki pada Minggu (24/6). - Reuters/Osman Orsal

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ‘menyentil’ Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam sebuah acara simposium soal Demokrasi dan Kebebasan melawan kudeta.

Sentilan Erdogan itu diarahkan secara langsung kepada Macron.

“Anda tidak punya ilmu sejarah. Anda tidak tahu sejarah Prancis. Anda tidak bisa mengajari kami soal kemanusiaan. Jangan macam-macam dengan Turki dan masyarakat Turki,” kata Erdogan.

Ucapan Erdogan tersebut mengacu pada pembantaian di Aljazair ketika satu juta orang terbunuh di sana dan 800.000 orang Rwanda tewas.

Sebelumnya pada Kamis, 17 September 2020, Presiden Macron mengatakan pihaknya harus bersikap tegas dengan pemerintah Turki, bukan dengan masyarakat Turki yang lebih berhak menerima pemerintahan lebih baik dari Erdogan.

“Turki bukan lagi mitra di kawasan mediterania,” kata Presiden Macron.

Ketegangan Prancis dan Turki disebabkan oleh sikap Turki yang tidak bisa menerima kehadiran sebuah kapal asal Prancis di wilayah pantai Libya.

Pada Kamis (21/9/2020), Turki mengutuk Macron karena menilai ucapannya arogan, yang menggambarkan refleks kolonial. Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan Macron telah membahayakan kepentingan Uni Eropa dengan pendirian individu dan nasionalismenya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turki Recep Tayyip Erdogan Emmanuel Macron

Sumber : Tempo

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top