Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Djoko Tjandra: Irjen NB Minta Penyidikan Dirinya Dihentikan

Napoleon menggugat Bareskrim Polri atas penetapan dirinya sebagai tersangka tindak pidana penerbitan red notice atas nama Joko Soegiarto Tjandra.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 September 2020  |  14:51 WIB
Djoko Tjandra (tengah) - Antara
Djoko Tjandra (tengah) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Irjen Pol. Napoleon Bonaparte atau Irjen NB meminta Bareskrim Polri menghentikan penyidikan atas dirinya.

Mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri itu mengingatkan jika pihak Bareskrim Polri tidak memiliki bukti maka penyidikan perkara tindak pidana atas dirinya seharusnya dihentikan.

"Kalau tidak punya bukti, ya harus dihentikan penyidikan, kecuali punya bukti harusnya datang [ke persidangan]," kata Irjen Napoleon usai menghadiri sidang perdana gugatan praperadilan yang diajukannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/9/2020).

Napoleon menggugat Bareskrim Polri atas penetapan dirinya sebagai tersangka tindak pidana penerbitan red notice atas nama Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.

Salah satu permohonan gugatan tersebut adalah meminta Bareskrim menggugurkan penetapan tersangka atas dirinya.

Sidang yang dipimpin Hakim Tunggal, Suharno dimulai sekitar pukul 09.00 WIB terpaksa ditunda, karena hingga pukul 11.30 WIB termohon yakni Bareskrim Polri tidak hadir di persidangan.

"Saya hadir, tapi yang nuduh saya belum hadir," kata Napoleon.

Karena ketidakhadiran termohon, Hakim Tungggal Suharno menunda sidang selama satu pekan.

Sidang dijadwalkan berlangsung kembali pada Senin (28/9) dengan agenda membacakan gugatan permohonan.

Usai menghadiri sidang perdananya, Napoleon berharap ke depan sidang gugatan praperadilan terhadap institusinya sendiri bisa berjalan dengan lancar.

"Harapannya sidang berjalan sesuai dengan norma hukum," kata Napoleon.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kasus Djoko Tjandra

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top