Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengemis untuk Bertahan Hidup, 450 Pekerja India Ditahan di Saudi

“Kami telah melihat pekerja dari Pakistan, Bangladesh, Indonesia, dan Sri Lanka dibantu oleh otoritas negara mereka dan dikirim kembali ke negara masing-masing ….“
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 19 September 2020  |  16:00 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi membagi-bagikan camilan kepada para pekerja India di kompleks perumahan L&T di Riyadh, Sabtu (2/4/2016). - PTI
Perdana Menteri India Narendra Modi membagi-bagikan camilan kepada para pekerja India di kompleks perumahan L&T di Riyadh, Sabtu (2/4/2016). - PTI

Bisnis.com, HYDERABAD — Tidak ada pekerjaan untuk bertahan hidup karena pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung, banyak pekerja India terpaksa mengemis di Arab Saudi. Sebanyak 450 dari mereka ditahan oleh otoritas Saudi dan dipindahkan ke pusat penahanan Shumaisi di Jeddah.

Sebagian besar pekerja ini, seperti dikutip dari www.siasat.com, berasal dari Telangana, Andhra Pradesh, Uttar Pradesh, Kashmir, Bihar, Delhi, Rajasthan, Karnataka, Haryana, Punjab, dan Maharashtra. Izin kerja mereka sudah habis sehingga memaksa mereka untuk mengemis.

Di antara pekerja di pusat penahanan termasuk 39 dari Uttar Pradesh, 10 dari Bihar, 5 dari Telangana, masing-masing 4 dari Maharashtra, Jammu dan Kashmir dan Karnataka, dan 1 dari Andhra Pradesh.

TOI (Times of India) mengutip salah satu dari mereka yang mengatakan, “Kami tidak melakukan kejahatan apa pun. Kami terpaksa mengemis karena situasi kami saat kami kehilangan pekerjaan. Sekarang, kami mendekam di pusat penahanan."

Orang lain menuduh bahwa orang India didiskriminasi. Dia menuturkan, “Kami telah melihat pekerja dari Pakistan, Bangladesh, Indonesia, dan Sri Lanka dibantu oleh otoritas negara mereka dan dikirim kembali ke negara masing-masing. Namun, kami terjebak di sini.”

Pemimpin Majlis Bachao Tehreek Amjed Ullah Khan telah menulis surat kepada Perdana Menteri Narendra Modi, Menteri Urusan Luar Negeri S Jaishankar, Menteri Penerbangan Sipil Hardeep Singh Puri, dan Duta besar India untuk Arab Saudi Ausaf Sayeed, untuk menyampaikan kepada mereka penderitaan 450 pekerja India dan mendesak pemerintah pusat untuk membantu para pekerja kembali ke India.

Hanya 40.000 orang India yang dapat kembali meskipun 240.000 orang dilaporkan telah terdaftar untuk kembali ke India.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top