Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Australia Mencatatkan Peningkatan Infeksi Harian Covid-19 yang Terendah Sejak Juni

Dikutip dari CNA, Sabtu (19/9/2020), Victoria, negara bagian terpadat kedua di Australia dan rumah bagi seperempat dari 25 juta penduduknya, mencatatkan 21 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, kurang dari setengah jumlah hari sebelumnya dan terendah sejak 24 Juni.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 19 September 2020  |  10:32 WIB
Kereta belanja ditinggalkan begitu saja di tepi jalan sepi di Docklands, area perkantoran di Melbourne, Australia, pada 9 Juli./Bloomberg - Carla Gottgens
Kereta belanja ditinggalkan begitu saja di tepi jalan sepi di Docklands, area perkantoran di Melbourne, Australia, pada 9 Juli./Bloomberg - Carla Gottgens

Bisnis.com, JAKARTA - Negara bagian Australia di pusat wabah virus corona di negara itu pada hari ini melaporkan peningkatan infeksi harian terendah dalam tiga bulan, sehingga pemerintah berencana melonggarkan lockdown di ibu kota pada akhir bulan September.

Dikutip dari CNA, Sabtu (19/9/2020), Victoria, negara bagian terpadat kedua di Australia dan rumah bagi seperempat dari 25 juta penduduknya, mencatatkan 21 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, kurang dari setengah jumlah hari sebelumnya dan terendah sejak 24 Juni.

Tak satu pun dari tujuh negara bagian dan teritori Australia lainnya telah melaporkan jumlah kasus baru. Semuanya, kecuali Victoria, melaporkan jumlah kasus Covid-19 satu digit atau tidak ada peningkatan kasus selama berminggu-minggu.

Victoria juga melaporkan tujuh kematian baru terkait dengan virus tersebut, menjadikan total kematian nasional menjadi 844, menurut angka pemerintah. Negara bagian itu memiliki 90 persen kematian terkait virus korona Australia. Australia juga telah melaporkan yang terjangkit virus corona hanya di bawah 26.900 infeksi.

Meskipun jumlah korban dapat terjaga tidak besar dibandingkan dengan negara lainnya secara global, gelombang infeksi kedua di Victoria telah membuat negara itu dalam keadaan siaga tinggi dan mendorong sebagian besar negara bagian untuk menutup perbatasan internal mereka.

Ibu kota Victoria, Melbourne, mengalami lockdown yang terberat, termasuk pemberlakuan jam malam. Akan tetapi, pemerintah negara bagian mengatakan akan membiarkan lokasi konstruksi, pabrik, gudang, dan fasilitas penitipan anak dibuka kembali pada 28 September jika peningkatan rata-rata kasus harian tetap di bawah 50.

Sebagai informasi, pada tanggal 11 Maret 2020, World Health Organization (WHO) telah menyatakan wabah virus corona (COVID-19) sebagai wabah Pandemi Global. Australia telah menerapkan langkah-langkah ketat yang bertujuan melindungi warga dan para pengunjung ke negara Australia dari virus corona.

Seperti, hanya warga negara Australia, penduduk dan anggota keluarga dekat yang dizinkan melakukan perjalanan ke Australia. Pengecualian juga berlaku bagi warga negara New Zealand yang tinggal di Australia sebagai penduduk Australia, tetap diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Australia, seperti halnya warga New Zealand yang transit untuk ke New Zealand.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

australia Virus Corona covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top