Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bentuk Panel, Alumni Belanda Perkuat Potensi Kerja Sama

Panel merupakan wadah alumni warga Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan di Belanda dan sekarang berkarier dalam berbagai lintas profesi di Indonesia maupun di luar negeri. Wadah organisasi itu dideklarasikan pada 17 Agustus silam.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 11 September 2020  |  16:07 WIB
Stasiun Sentral Amsterdam, Belanda. - Reuters/Cris Toala Olivares
Stasiun Sentral Amsterdam, Belanda. - Reuters/Cris Toala Olivares

Bisnis.com, JAKARTA — Perhimpunan Alumni Belanda (Panel) akan terus memperkuat peran dan memperbesar potensi sinergi yang melibatkan Indonesia dan Belanda dalam berbagai bidang kerja sama.

Panel merupakan wadah alumni warga Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan di Belanda dan sekarang berkarier dalam berbagai lintas profesi di Indonesia maupun di luar negeri. Wadah organisasi itu dideklarasikan pada 17 Agustus silam.

Dalam keterangan resminya, Jumat (11/9/2020), juru bicara Panel Albert Simorangkir mengatakan bahwa wadah organisasi itu berdiri untuk menjalin potensi dan sinergi para alumni Belanda yang sudah kembali ke Tanah Air dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan.

Para alumni Belanda itu siap berkontribusi untuk emmajukan bangsa melalui organisasi yang memegang erat prinsip kesetaraan dan demokratis.

Sebagai wadah baru, katanya panel saat ini akan menitikberatkan pada dua hal. Pertama, penguatan organisasi dengan menyusun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) serta aspek legalitas sebagai organisasi yang berbadan hukum.

Kedua, menyiapkan proses alih kepemimpinan Panel secara demokratis untuk memilih ketua umum sekaligus memperkuat partisipasi alumni  dan menyusun database alumni Belanda.

Melalui proses alih kepemimpinan itu, diharapkan kelembagaan Panel semakin kuat dan mampu berkolaborasi dalam menjalankan roda organisasi serta memberdayakan potensi alumni Belanda untuk kemajuan Indonesia.

Albert menjelaskan saat ini potensi alumni Belanda sangat besar dan berkiprah di berbagai penjuru Indonesia dunia sebagai pelaku usaha, aparatur sipil negara, akademisi, dan pegiat masyarakat sipil.

Menurut Berly Martawardya, alumni Belanda yang turut menjadi deklataror Panel menuturkan alumni Belanda telah mewarnai perjalanan sejarah Indonesia.

“Mahasiswa Indonesia pertama yang kuliah di Belanda adalah kakak kandung Ibu R.A. Kartini yang  bernama Raden Mas Panji Sosrokartono di 1898. Beliau kuliah di TU Delft kemudian melanjutkan di Leiden Universiteit,” ujar Berly.

Dia menambahkan Wakil Presiden pertama RI dan arsitek ekonomi di awal kemerdekaan, Mohammad Hatta mengasah kepemimpinannya dengan menjadi Ketua Perhimpunan Indonesia ketika kuliah di kampus yang sekarang  bagian dari Erasmus Univesiteit Rotterdam.

Tokoh kemerdekaan lain yang juga alumni Belanda adalah Sutan Syahrir (alumni Universiteit van Amsterdam dan Perdana Menteri Pertama RI) serta Sri Sultan Hamengkubuwono IX (lulusan Leiden Universiteit dan Wapres kedua RI).

Selain tokoh kemerdekaan, ada Hoesein Djajadiningrat yang telah menorehkan sejarah panjang dengan memperoleh gelar doktor dari Leiden Universiteit pada tahun 1913.

Di antara alumni Belanda yang pernah mengemban amanat strategis di pemerintah adalah Radius Prawiro (Mantan Gubernur BI) dan Kwik Kian Gie (Mantan Menko Ekuin dan Kepala Bappenas).

Adapun pada Kabinet Indonesia Maju 2019—2024 terdapat beberapa alumni Belanda yaitu Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri) yang alumni Haagse Hoogeschool, Siti Nurbaya (Menteri Kehutanan & Lingkungan Hidup) yang alumni Universiteit Twente dan Kartika Wirjoatmodjo (Wakil Menteri BUMN) yang alumni Rotterdam School of Management.

Adapun beberapa nama alumni lain yang kiprahnya menonl di antaranya Rahmat Bagja dan Fritz Siregar, yang saat ini menjabat sebagai anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta Adrian Gunadi, Co-Founder & CEO Investree, salah perusahaan teknologi finansial di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indonesia belanda alumni
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top