Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

109 Dokter Meninggal karena Covid-19, Terbanyak di Jawa Timur

Dari 109 orang dokter yang meninggal, IDI memerinci terdiri dari 7 orang guru besar, 33 dokter umum, dan 49 orang dokter spesialis.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 11 September 2020  |  09:16 WIB
Sebaran dokter meninggal karena Covid-19 di Indonesia. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @PBIDI
Sebaran dokter meninggal karena Covid-19 di Indonesia. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @PBIDI

Bisnis.com, JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan bahwa 109 orang dokter meninggal karena Covid-19.

IDI mengungkapkan hal itu lewat akun Twitter @PBIDI, Jumat (11/9/2020). Dari 109 orang dokter yang meninggal itu, terbanyak di Provinsi Jawa Timur 29 orang, disusul Provinsi  Sumatra Utara 20 orang, dan DKI Jakarta 13 orang.

Kemudian, dari 109 orang dokter yang meninggal, IDI memerinci terdiri dari 7 orang guru besar, 33 dokter umum, dan 49 orang dokter spesialis.

Berikut sebarannya:

1. Aceh: 1

2. Banten:1

3. NTB: 1

4. Papua Barat: 1

5. DIY: 2

6. Kepulauan Riau: 2

7. Kalimantan Timur : 3

9. Sumatra Selatan: 4

10. Kalimantan Selatan: 4

11. Bali : 4

12. Sulawesi Selatan: 6

13. Jawa Tengah: 8

14. Jawa Barat:  10

15. DKI Jakarta : 13

16. Sumatra Utara: 20

17. Jawa Timur : 29

Untuk mencegah kematian dokter dari penularan Covid-19, PB IDI telah menyusun pedoman standar perlindungan untuk mencegah tenaga kesehatan dari infeksi Virus Corona.

Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP Rahmad Handoyo mempertanyakan data IDI yang menyebut ada 100 dokter yang meninggal selama pandemi. Handoyo meminta penjelasan apakah seluruh dokter itu meninggal karena menangani Covid-19.

"Pada prinsipnya kita juga perlu sinkronisasi data, karena data itu sangat penting dalam mengambil keputusan dan kebijakan. Nah terkait data IDI yang saudara nakes kita yang gugur khususnya dari tenaga kerja dokter kan ada 100," kata Handoyo kepada wartawan, Rabu (9/9/2020).

"Perlu kita bertanya ke IDI apakah saudara nakes yang gugur terutama dokter itu menangani Covid," lanjutnya.

Handoyo menyebut berdasarkan data Kementerian Kesehatan sampai saat ini ada 32 dokter khusus Covid-19 yang meninggal. Sebab menurutnya, dokter yang meninggal karena menangani Covid-19 perlu diperjuangkan santunannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikatan dokter indonesia covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top