Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Revilla Oulina, Komandan Pasukan PBB Wanita Pertama dari Indonesia

Villa mulai ditugaskan di Sudan, Afrika Utara, sejak Juni 2017, diawali dari Kota Elfasher.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 07 September 2020  |  17:14 WIB
 Revilla Oulina. - bunghatta.ac.id
Revilla Oulina. - bunghatta.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA – Revilla Oulina jadi perbincangan setelah dilantik menjadi wanita pertama yang menjadi bagian dari tim Unamid (United Nation African Union Mission) sebagai Chief U9.

Villa, sapaan akrabnya menjadi satu dari sembilan perempuan Indonesia yang kini bertugas di tempat yang sama. Hanya saja, delapan lainnya menjadi anggota kepolisian.

Mengutip almamaternya, Universitas Bung Hatta, Revilla merupakan wanita kelahiran Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman 46 tahun lalu, mengenyam pendidikan tinggi di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang lulus pada 1990.

Dia kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Perwira Karier PAPK V dan lulus pada 1998. Kariernya sebagai prajurit kemudian dimulai melalui Pendidikan Seskoau pada 2015 di Lembang Bandung.

Kemudian, ibu dua anak ini melanjutkan dinasnya di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (SEKKAU) Halim Perdana Kusuma Jakarta sejak tahun 2018, sampai sekarang.

Villa sendiri mulai ditugaskan di Sudan, Afrika Utara, sejak Juni 2017, diawali dari Kota Elfasher.

Dalam masa tugasnya, banyak program yang sudah diselesaikan seperti melakukan renovasi klinik, renovasi masjid, dan layanan sosial serta fisik lainnya.

Adapun, dalam misinya di Chief U9, Villa bergerak langsung terjun ke masyarakat di Darfur, Sudan dan sudah menduduki jabatan di tingkat pusat.

Sepanjang sejarah militer Indonesia ataupun dunia, belum pernah ada wanita yang menempati jabatan civil military co-operation (Cimic) seperti Villa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pbb sudan
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top