Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Efek Covid-19, Trump International Hotel di Vancouver Bangkrut

TA Hotel Management Ltd Partnership (TAHMLP), anak perusahaan TA Global Bhd, yang berpusat di Malaysia, mengatakan penutupan hotel selama pandemi berdampak pada pendapatan perusahaan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Agustus 2020  |  20:19 WIB
Dokumentasi - Sejumlah demonstran memegang poster saat protes pembukaan hotel di depan Trump International Hotel di Vancouver, Canada (28/2/2017). ANTARA/REUTERS/David Ryder - aa.
Dokumentasi - Sejumlah demonstran memegang poster saat protes pembukaan hotel di depan Trump International Hotel di Vancouver, Canada (28/2/2017). ANTARA/REUTERS/David Ryder - aa.

Bisnis.com, JAKARTA - Pengelola Trump International Hotel di Vancouver, Kanada, pada Jumat (28/8) mengajukan status pailit/bangkrut akibat pandemi Covid-19, yang  disebut telah membuat pendapatan turun serta menyebabkan masalah keuangan lainnya.

TA Hotel Management Ltd Partnership (TAHMLP), anak perusahaan TA Global Bhd, yang berpusat di Malaysia, mengatakan penutupan hotel selama pandemi berdampak pada pendapatan perusahaan.

Holborn Group, perusahaan pengembang di Vancouver, membeli lisensi/izin pakai merek Trump International Hotel lewat perjanjian kerja sama pada 2013. Hotel mewah setinggi 69 lantai di pusat kota Vancouver dibuka pada 2017 di tengah protes masyarakat terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Hotel terus mengeluarkan biaya selama wabah Covid-19 dan turunnya pendapatan membuat TAHMLP gagal membayar utangnya (insolvensi),” kata pihak perusahaan dalam pernyataan tertulis yang disiarkan via laman resminya, seperti dikutip Sabtu (29/8/2020).

Dalam dokumen pailit yang diajukan kepada otoritas Kanada, Kamis, TA Hotel Management Ltd.  Partnership terjerat utang sebanyak 4,79 juta dolar Kanada (sekitar Rp53,5 miliar), sementara total asetnya hanya senilai 1,1 juta dolar Kanada (sekitar Rp12,3 miliar).

TA Hotel l Management menyewa bangunan dan mengelola operasional hotel, demikian isi pernyataan tersebut.

Pendapatan hotel menurun empat persen pada 2019, sebagian besar disebabkan oleh anjloknya nilai penjualan makanan dan minuman, kata pihak perusahaan dalam laporan keuangan tahunannya.

TA Global Bhd dan Holborn Group belum menjawab pertanyaan terkait masalah tersebut.

Sejauh ini, Grant Thornton Ltd ditunjuk oleh pengelola hotel sebagai kurator dalam kasus pailit Trump International Hotel di Vancouver. Pertemuan para pemberi utang akan berlangsung pada 16 September.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanada Donald Trump covid-19 pandemi corona

Sumber : Antara, Reuters,

Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top