Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lonjakan Kasus Covid-19 Reda, Pengangguran di AS Kembali Melambat

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim tunjangan pengangguran awal dalam program reguler negara turun 98.000 klaim menjadi 1,01 juta klaim di pekan yang berakhir 22 Agustus 2020.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  20:12 WIB
Suasana salah satu pusat perbelanjaan di Kota New York, AS - Bloomberg
Suasana salah satu pusat perbelanjaan di Kota New York, AS - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah pengajuan klaim tunjangan pengangguran Amerika Serikat (AS) menurun minggu lalu setelah lonjakan yang tidak terduga pada minggu sebelumnya.

Penurunan ini menunjukkan pemulihan bertahap pasar tenaga kerja kembali ke jalurnya karena infeksi Covid-19 mereda dalam dua bulan sebelumnya.

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim tunjangan pengangguran awal dalam program reguler negara turun 98.000 klaim menjadi 1,01 juta klaim di pekan yang berakhir 22 Agustus 2020.

Adapun, estimasi median dalam survei Bloomberg dari para ekonom menyebutkan 1 juta klaim pada minggu tersebut.

Laporan terpisah pada Kamis (27/8/2020) menunjukkan kontraksi kuartal kedua ekonomi AS tidak terlalu curam dari yang laporan semula.

Ini adalah revisi yang menawarkan sedikit penghiburan, meskipun penurunan pertumbuhan masih yang terburuk sejak pasca Great Depression.

Klaim lanjutan untuk laporan pengangguran terbaru bertepatan dengan periode referensi untuk laporan pekerjaan Agustus mengalami sekitar 2,4 juta dibandingkan dengan minggu referensi bulan Juli.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat pengangguran covid-19

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top