Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dorong Pemulihan Ekonomi, Jokowi Minta Penyaluran Bansos Dipercepat

Presiden Jokowi menugaskan Menko PMK Muhadjir Effendy untuk terus memantau perkembangan dan mempercepat penyaluran bansos.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  13:21 WIB
Warga di Kabupaten OKI, Sumsel menerima bantuan langsung tunai dana desa dari pemerintah. istimewa
Warga di Kabupaten OKI, Sumsel menerima bantuan langsung tunai dana desa dari pemerintah. istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dipercepat. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi nasional.

"Untuk pemulihan ekonomi, sekali lagi untuk sekma cash transfer bantuan langsung tunai ke masyarakat dipercepat," kata Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas laporan komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/8/2020).

Presiden juga menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy untuk terus memantau perkembangan dan mempercepat penyaluran BLT Dana Desa, bantuan sosial tunai, dan bantuan pangan non-tunai (BNPT).

Selain itu, pada hari ini, Presiden Jokowi menyatakan pemerintah juga akan memberikan bantuan presiden (Banpres) produktif. Selain itu, dalam waktu dekat ini juga segera direalisasikan subsidi gaji untuk pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga meminta agar persoalan mengenai pendataan agar segera dituntaskan. Pasalnya, persoalan tersebut menyebabkan hambatan pada realisasi penyaluran sejumlah program bantuan.

"Yang paling banyak bermasalah ini adalah urusan data. Sehingga ini yang menghambat kita, diharapkan pada Agustus ini hingga Pertengahan September sudah selesai sehingga bisa mengungkit growth kita," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menyatakan realisasi pemberian dana bantuan sosial (bansos) untuk tiga program, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Program Khusus Bantuan Sosial Tunai dan Non-tunai telah mencapai Rp72 triliun.

Bantuan tersebut disalurkan kepada 29 juta keluarga miskin atau 118 juta penduduk yang tergolong dalam desil satu hingga empat.

"Penting untuk mengejar serapan sebanyak-banyaknya pada program-program besar," kata Budi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi bansos Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top