Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 WNI di Luar Negeri, Tambahan 1 Kasus per 9 Agustus

Total WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 1.290 orang yang tersebar di 52 negara dan terdiri dari 854 sembuh, 112 meninggal, dan 324 dalam perawatan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 09 Agustus 2020  |  11:52 WIB
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total warga terinfeksi virus itu di luar negeri mencapai 1.290.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri pada Minggu (9/8/2020) pukul 8.00 WIB, terdapat satu penambahan kasus WNI terpapar Covid-19 dan nihil laporan kasus sembuh.

Dengan demikian, total kumulatif WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 1.290 orang yang tersebar di 52 negara yang terdiri dari 854 sembuh, 112 meninggal, dan 324 dalam perawatan. Persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini menjadi 66,2 persen.

Pandemi ini telah menyerang WNI di 50 negara. Arab Saudi menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Malaysia dan Qatar.

Sementara itu, kasus ini telah mencatatkan total 18,2 juta kasus. Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak tercatat di Amerika Serikat 4,8 juga orang, Brazil 2,9 juta orang, India 2 juta kasus, Rusia 882.347 kasus dan Afrika Selatan 545.476 orang.

Berikut rincian WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri:

1. Amerika Serikat: 83 WNI (63 sembuh, 3 stabil, 17 meninggal)

2. Arab Saudi: 203 WNI (53 sembuh, 85 stabil, 65 meninggal)

3. Australia: 2 WNI (stabil)

4. Bahrain: 1 WNI (sembuh)

5. Bangladesh: 1 WNI (stabil)

6. Belanda: 8 WNI (3 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)

7. Belgia: 3 WNI (sembuh)

8. Brunei Darussalam: 5 WNI (sembuh)

9. Chile: 1 WNI (stabil)

10. Ekuador: 1 WNI (sembuh)

11. Ethiopia: 4 (sembuh)

12. Filipina: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

13. Finlandia: 1 WNI (sembuh)

14. Ghana: 1 WNI (meninggal)

15. Hong Kong: 4 WNI (stabil)

16. India: 75 WNI (sembuh)

17. Inggris: 20 WNI (17 sembuh, 3 meninggal)

18. Irlandia: 1 WNI (sembuh)

19. Italia: 3 WNI (sembuh)

20. Jepang: 2 WNI (sembuh)

21. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)

22. Kamboja: 4 WNI (2 sembuh, 2 stabil)

23. Kanada: 6 WNI (2sembuh, 4 stabil)

24. Kazakhstan: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

25. Korea Selatan: 14 WNI (9 sembuh, 5 stabil)

26. Kuwait: 106 WNI (97 sembuh, 6 stabil, 3 meninggal)

27. Lebanon: 1 WNI (stabil)

28. Makau (RRT): 3 WNI (sembuh)

29. Makedonia Utara: 1 WNI (sembuh)

30. Maladewa: 8 WNI (1 stabil, 6 stabil, 1 meninggal)

31. Malaysia: 168 WNI (49 sembuh, 117 stabil, 2 meninggal)

32. Meksiko: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

33. Mesir: 10 WNI (4 sembuh, 6 stabil)

34. Nigeria: 2 WNI (sembuh)

35. Oman: 4 WNI (2 sembuh, 2 stabil)

36. Pakistan: 33 WNI (sembuh)

37. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)

38. UEA: 58 WNI (49 sembuh, 4 stabil, 5 meninggal)

39. Uzbekistan: 1 WNI (stabil)

40. Qatar: 111 WNI (100 sembuh, 10 stabil, 1 meninggal)

41. Rusia: 19 WNI (sembuh)

42. Singapura: 57 WNI (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)

43. Spanyol: 13 WNI (sembuh)

44. Sudan: 17 WNI (6 sembuh, 11 stabil)

45. Swedia: 1 WNI (stabil)

46. Taiwan: 3 WNI (sembuh)

47. Thailand: 1 WNI (sembuh)

48. Turki: 3 WNI (1 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)

49. Vatikan: 8 WNI (sembuh)

50. Vietnam: 1 WNI (stabil)

51. Timor Leste: 1 WNI (stabil)

52. Madagaskar: 1 WNI (stabil)

53. Kapal Pesiar: 184 WNI (152 sembuh, 261 stabil, 6 meninggal).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top