Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ridwan Kamil Resmi Ikut Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung

Ketua tim riset uji klinis Kusnandi Rusmil mengatakan Ridwan Kamil telah mendaftar jadi relawan uji klinis vaksin Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Agustus 2020  |  12:45 WIB
Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri)  - ANTARA FOTO/Arif Firmans
Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) - ANTARA FOTO/Arif Firmans

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi mendaftar uji klinis vaksin Covid-19 di Bandung yang digelar mulai 11 Agustus 2020.

Ketua tim riset uji klinis Kusnandi Rusmil mengatakan Ridwan Kamil telah mendaftar jadi relawan. “Sudah masuk (daftar) dia sendiri yang kirim (foto) kartu tanda penduduknya langsung ke petugas,” katanya Sabtu (8/8/2020).

Sebelumnya diberitakan Ridwan Kamil pada Senin lalu menyatakan berminat dan siap menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac dari China. Menurutnya inisiatif pimpinan yang ikut akan menjadi contoh baik dan menambah keyakinan bahwa uji vaksin yang disponsori PT Bio Farma itu akan berjalan dengan lancar.

"Kalau pimpinannya juga melakukan, Insya Allah rakyatnya juga akan meyakini proses (uji klinis) vaksin ini berjalan dengan lancar," kata gubernur yang akrab disapa RK ini. 

Tim pendaftaran, menurut Kusnandi, kini tengah memeriksa alamat para pendaftar. Dari 800-an orang yang telah mendaftar, kata dia, banyak yang beralamat di luar Kota Bandung. Misalnya dari Sumedang, Kabupaten Bandung, atau Bandung Barat. “Prioritas masih untuk Kota Bandung. Masih banyak yang minat ikut,” ujarnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jawa Barat (IDI Jabar) Eka Mulyana mengatakan pihaknya mengajak kalangan dokter anggotanya di Kota Bandung untuk ikut mendaftar. Ajakan resminya lewat surat edaran tertanggal 4 Agustus 2020. “Kami dari IDI Jabar sangat mendukung dengan adanya pelaksanaan uji klinis vaksin Covid-19 ini,” katanya, Sabtu (8/8/2020).

Alasan dukungan IDI Jabar itu karena uji klinis vaksin untuk mengatasi pandemi Covid-19. “Sejak akhir 2019 pertama kali virus dari Wuhan kita belum mempunyai pengobatan atau pencegahan vaksinnya,” ujar Eka. IDI jabar akan ikut memantau para dokter anggotanya yang ikut uji klinis ini.

Menurutnya, beberapa hal yang harus diperhatikan pada uji klinis vaksin ini tidak hanya cukup edukasi, penyaringan, dan pemeriksaan swab, serta vaksinasi relawan. Kesehatan, kata Eka, harus dijaga terus dan jangan mengabaikan protokol kesehatan.

Bio Farma menggaet tim riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran untuk menggelar uji klinis fase ketiga atau tahap akhir dari calon vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal Cina. Tim riset memerlukan 1.620 relawan dengan syarat berbadan sehat dan beralamat di Kota Bandung. Proses uji klinis akan dimulai 11 Agustus 2020 berupa pemeriksaan kesehatan termasuk rapid dan swab test.    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ridwan kamil Virus Corona

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top