Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Uji Klinis Fase 3 Calon Vaksin Corona, Ini Alasan Erick Thohir Enggan Jadi Relawan

Menurut Erick Thohir, sebagai pemimpin, tak etis jika dia memperoleh imunisasi vaksin pertama kali.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Agustus 2020  |  10:34 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan dalam acara 1st Indonesia Healthcare Corporation Medical Forum di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan dalam acara 1st Indonesia Healthcare Corporation Medical Forum di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menjelaskan alasan enggan menjadi relawan untuk uji coba klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga.

Menurut dia, sebagai pemimpin, tak etis jika dia memperoleh imunisasi vaksin pertama kali.

"Bukannya takut, tapi lebih baik relawan yang sesuai dengan prototipe yang dicari. Meski ingin disuntik, tapi rakyat dulu. Kami sebagai pemimpin belakangan," kata Menteri BUMN itu, Jumat (7/8/2020).

Bakal vaksin Virus Corona kini tengah diuji coba oleh PT Bio Farma, perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang farmasi. Vaksin itu buatan Sinovac Biotech asal China.

Hingga akhir Agustus, Bio Farma mencari 1.620 relawan yang bersedia disuntik dengan vaksin Sinovac. Jika berhasil, Bio Farma akan memproduksinya secara berkala.

Erick mengatakan, Juru Bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, bersedia menjadi relawan tersebut.

"Jubir saya, dia mau," kata Erick.

Ihwal uji klinis tersebut, Erick meyakinkan bahwa calon vaksin itu aman. Apalagi, ia menduga vaksin keluaran Sinovac ini pada uji klinis tahap pertama dan keduanya telah diujicobakan ke manusia.

Pemerintah menargetkan imunisasi vaksin Covid-19 akan dilaksanakan pada kuartal pertama 2021.

Seandainya vaksin Sinovac berhasil, sebanyak 40 juta dosis diperkirakan dapat langsung disuntikkan ke masyarakat secara bertahap pada Januari-Februari tahun depan.

Adapun Erick menyatakan tiap-tiap orang butuh diimunisasi sebanyak dua kali. Bila ada 190 juta penduduk yang akan diimunisasi, berarti pemerintah membutuhkan 380 juta dosis vaksin.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin erick thohir Virus Corona covid-19

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top