Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hanya Dosen dan Peneliti yang Bisa Menjadi Profesor

Secara umum, terdapat tiga syarat yang dipenuhi seseorang untuk menduduki jabatan profesor.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  14:22 WIB
Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Ali Ghufron Mukti - Youtube BNPB
Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Ali Ghufron Mukti - Youtube BNPB

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Baran Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) menyatakan hanya seorang dosen dan peneliti yang bisa menduduki jabatan profesor.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, Ali Ghufron Mukti dalam acara diskusi yang digelar BNPB, Kamis (7/8/2020).

"Tri Dharama Perguruan Tinggi harus dijalankan, termasuk track record-nya dan harus [melakukan] publikasi ilmiah [di jurnal internasional]. Kalau bukan dosen, dia peneliti," ujarnya.

Selain itu, dia juga memastikan bahwa profesor bukanlah sebuah gelar melainkan jabatan tertinggi akademik.

Secara umum, dia menjelaskan terdapat tiga syarat yang dipenuhi seseorang untuk menduduki jabatan profesor.

Pertama, syarat dari sisi akademik yaitu angka kredit kecukupan yang harus dipenuhi minimal 850 angka kredit.

Kedua, mereka juga harus memiliki karya ilmiah. Penerapan standar di Indonesia yaitu membuat artikel di jurnal internasional bereputasi dengan nilai lebih dari 0,1.

Ketiga memenuhi persyaratan administrasi berupa penilaian kinerja baik, integritas baik dan perguruan tinggi pengusung juga paling tidak B atau prodi berakreditasi B.

Sebelumnya, seorang bernama Hadi Pranoto mengaku bergelar profesor dan pakar mikrobiologi. Dia mengklaim telah menemukan obat Covid-19. Namun, saat diperiksa pada pangkalan data Dikti, namanya sama sekali tidak muncul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenristek profesor
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top