Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diduga Terlibat Korupsi, Eks Raja Juan Carlos Raib dari Spanyol

Pria berusia 82 tahun itu, yang menjadi subjek penyelidikan korupsi, mengumumkan langkah itu dalam sepucuk surat di situs web kerajaan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  08:08 WIB
Eks Raja Spanyol Juan Carlos. - Istimewa
Eks Raja Spanyol Juan Carlos. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Spekulasi soal keberadaan mantan raja Spanyol, Juan Carlos terus berkembang di kalangan media setelah pengumuman mengejutkannya pada hari Senin (3/8/2020) bahwa dia akan meninggalkan negara itu.

Pria berusia 82 tahun itu, yang menjadi subjek penyelidikan korupsi, mengumumkan langkah itu dalam sepucuk surat di situs web kerajaan.

Akan tetapi, dia tidak memberikan rincian tentang tujuannya, tetapi beberapa laporan menunjukkan dia telah pergi ke Republik Dominika.

Namun, para pejabat di negara tersebut mengatakan mereka tidak memiliki informasi bahwa dia akan datang.

Seorang juru bicara untuk layanan imigrasi negara Karibia mengatakan mantan raja itu belum memasuki negara tersebut, meskipun ada laporan bahwa dia telah tiba pada Selasa (4/8/2020).

Tetapi sumber lain  mengatakan Juan Carlos telah ada di sana selama beberapa hari dari akhir Februari hingga awal Maret.

Perdana Menteri Pedro Sánchez mengatakan dia tidak tahu di mana mantan raja itu seperti dikutip BBC.com, Rabu (5/8/2020).

Dalam suratnya, Juan Carlos mengatakan, dia akan datang jika jaksa perlu berbicara dengannya.

Pada bulan Juni, Mahkamah Agung Spanyol membuka penyelidikan atas dugaan keterlibatannya dalam kontrak kereta api kecepatan tinggi dengan Arab Saudi.

Koresponden BBC Eropa, Nick Beake mengatakan langkah itu adalah jalan keluar yang memalukan bagi seorang raja yang pernah  akan mencatat sejarah sebagai pemimpin yang dengan terampil membimbing Spanyol menuju demokrasi setelah kematian Jenderal Franco pada tahun 1975.

Pada 2014, Juan Carlos turun tahta dan menyerahkan kepada putranya Felipe.

Surat kabar pun memberikan berbagai tujuan tentang perjalanan mantan raja itu.

La Vanguardia menulis dia pergi ke Portugal pada hari Senin (3/8/2020) pagi, dan berencana untuk terbang ke Republik Dominika untuk tinggal bersama teman-teman.

ABC, harian lain, mengatakan dia sudah berada di Republik Dominika. Tetapi, El Confidencial mengatakan dia mungkin berada di Portugal, Prancis atau Italia.

Sementara itu, El Pais sejauh ini menahan diri dari berspekulasi tentang keberadaan Juan Carlos. Sedangkan di Portugal, media mengatakan dia berada di kota resor Estoril atau Cascais.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi spanyol
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top