Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 5 Kabupaten-Kota dengan Angka Kematian Covid-19 Terbesar

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat hingga Minggu  2 Agustus 2020 ada lima kabupaten/kota yang mencatatkan angka kematian tertinggi akibat VIrus Corona atau Covid-19.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  13:22 WIB
Petugas dari Dinkes Surabaya melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 terhadap warga di Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). - Antara
Petugas dari Dinkes Surabaya melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 terhadap warga di Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat hingga Minggu  2 Agustus 2020 ada lima kabupaten/kota yang mencatatkan angka kematian tertinggi akibat VIrus Corona atau Covid-19.

Tim Pakar Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengungkapkan lima kabupaten/kota yang menjadi penyumbang angka kematian tertinggi, yaitu Surabaya sebanyak 790 kasus, Semarang sebanyak 328 kasus, Makassar 226 kasus, disusul Jakarta Pusat 207 kasus, dan Jakarta Timur 117 kasus.

“Ini menunjukkan bahwa kalau provinsinya zona merah belum tentu kabupaten/kotanya juga zona merah, begitu pun sebaliknya,” kata Dewi, Rabu (5/8/2020).

Dewi menjelaskan, seperti Jakarta, semua kotanya masuk karena kepadatan penduduk dan luasnya juga besar. Namun, DKI Jakarta karena jumlah penduduk dan luasan wilayahnya berbeda dengan Surabaya, hal ini menunjukkan kepadatan penduduk berpengaruh pada transmisi penularan pada tiap warganya.

Adapun, dilihat secara keseluruhan di 514 kabupaten/kota, ada 43,77 persen atau 225 kabupaten/kota yang tidak ada angka kematian karena Covid-19.

“Ini bisa jadi ada yang ada kasus tapi tidak ada kematian, ada juga yang memang tidak kasus,” jelasnya.

Kemudian, kabupaten/kota dengan kematian 1 orang ada 15,18 persen atau 78 kabupaten/kota, kematian 2-10 orang 28,60 persen atau 147 kabupaten/kota, dan kematian di atas 10 sebanyak 12,45 persen atau 64 kabupaten/kota.

“Di atas 10 ini bisa jadi 700 kasus, rentangnya tinggi sekali. Kita masih punya PR untuk menekan angka kematian,” ungkap Dewi.

Kalau dibagi jumlah kasus kematian per 100.000 penduduk, kabupaten/kota yang tertinggi pertama juga diduduki Surabaya, kedua Semarang, ketiga Manado, keempat Banjarmasin, dan kelima Palangkaraya.

“Beda lagi hasilnya karena ternyata angka kematian dari jumlah penduduk termasuk tinggi. Catatannya ini adalah alert bagi kita semua untuk melihat daerah mana yang perlu ada penanganan dan pengendalian agar mengurangi angka kematian. Pandemi masih darurat dan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan,” imbuh Dewi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top