Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Pemalsuan Surat Jalan: Terpidana Joko Tjandra Berpotensi Jadi Tersangka

Kabareskrim Polri Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan tim penyidik tinggal selangkah lagi menetapkan terpidana Joko Soegiharto Tjandra sebagai tersangka.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  17:24 WIB
Kepala Bareskrim Polri (kanan) Komjen Listyo Sigit Prabowo menunjukkan buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (kedua kiri) yang ditangkap di Malaysia setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020). ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Kepala Bareskrim Polri (kanan) Komjen Listyo Sigit Prabowo menunjukkan buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (kedua kiri) yang ditangkap di Malaysia setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020). ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa Joko Soegiharto Tjandra bisa ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat jalan, kendati sudah jadi terpidana dalam kasus lain.

Listyo mengatakan perkara dugaan tindak pidana cassie Bank Bali merupakan kasus korupsi yang sudah inkracht dengan terpidana Joko Soegiharto Tjandra, sementara kasus pemalsuan surat jalan adalah tindak pidana umum yang kini masih dalam proses penyidikan Bareskrim Polri.

"Bisa ditetapkan sebagai tersangka, kan kasusnya berbeda," kata Listyo kepada Bisnis, Selasa (4/8/2020).

Dia menjelaskan bahwa tim penyidik hingga kini sudah memeriksa sejumlah saksi dalam perkara pemalsuan surat jalan. Menurutnya, tim penyidik tinggal selangkah lagi menetapkan terpidana Joko Soegiharto Tjandra sebagai tersangka.

"Semuanya sedang dalam proses, pada waktunya nanti akan disampaikan," ujarnya.

Sebelumnya, terpidana Joko Soegiharto Tjandra ditahan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri, setelah sebelumnya sempat jadi buron selama 11 tahun di luar negeri.

Penahanan itu dilakukan, untuk memudahkan tim penyidik Bareskrim Polri dalam memeriksa Joko Soegiharto Tjandra dalam kasus pemalsuan surat jalan yang melibatkan Brigjen Prasetijo Utomo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri kabareskrim Kasus Djoko Tjandra
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top