Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 23 Juli: Kasus Positif 1.906 Orang, Sembuh 1.909 Orang, Meninggal 117 Orang

Kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (23/7/2020) bertambah 1.906 orang sehingga totalnya menjadi 93.657 orang.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  15:45 WIB
Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test virus corona Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020)./Antara - Fauzan
Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test virus corona Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020)./Antara - Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.906 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 93.657 kasus. 

Berdasarkan data yang diirlis Satgas Penanganan Covid-19 pada Kamis (23/7/2020) jumlah pasien yang sembuh bertambah 1.909 orang, sehingga totalnya menjadi 52.164 orang. Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 117 orang, sehingga totalnya menjadi 4.576 orang.

Sementara itu, Satgas Covid-19 melaporkan ada 36.917 pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan.

Sebelumnya, pada Rabu (22/7/2020) jumlah kasus pasien positif Covid-19 bertambah 1.882 orang sehingga totalnya menjadi 91.751 kasus.

Pada hari itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah 1.789 orang, sehingga totalnya menjadi 50.255 orang. Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 139 orang, menjadi 4.459 orang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa per 19 Juli 2020, terdapat 35 kabupaten/kota yang berstatus zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19.

"Dalam delapan minggu terakhir jumlah daerah yang berstatus zona merah atau risiko tinggi menurun dan berubah menjadi zona risiko sedang, rendah, dan tidak terdampak," kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa (21/7/2020).

Menurutnya, penurunan zona merah ini menunjukkan bahwa Indonesia telah mampu menekan beberapa kasus, sehingga terjadi perbaikan zonasi.

"Meskipun demikian, masih ada beberapa daerah yang kasusnya masih tetap tinggi dan perlu perhatian yang sangat ketat untuk seluruh masyarakat dan pimpinan daerah agar zonanya menjadi lebih baik," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top