Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SBMPTN 2020: Hari Ini, Batas Akhir Calon Peserta UTBK Tahap II Serahkan Hasil Rapid Test Corona

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengatakan lantaran tengah dilanda pandemi Virus Corona penyebab Covid-19, para peserta harus memperhatikan beberapa hal berikut sebelum ikut ujian:
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  11:42 WIB
Sejumlah peserta mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Minggu (5/7/2020). Sebanyak 5.239 orang peserta mengikuti UTBK SBMPTN 2020 di Universitas Udayana yang dilaksanakan dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO - Fikri Yusuf
Sejumlah peserta mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Minggu (5/7/2020). Sebanyak 5.239 orang peserta mengikuti UTBK SBMPTN 2020 di Universitas Udayana yang dilaksanakan dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO - Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahap II untuk masuk ke perguruan tinggi tinggal sepekan lagi.

Para peserta diimbau untuk tetap menjaga kesehatan agar bisa mengikuti ujian.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengatakan lantaran tengah dilanda pandemi Virus Corona penyebab Covid-19, para peserta harus memperhatikan beberapa hal berikut sebelum ikut ujian:

1.Perserta harus memenuhi persyaratan kesehatan terkait dengan Covid-19, ditunjukkan dengan suhu tubuh pada saat sebelum tes yang tidak melebihi 37,5 derajat Celcius atau dengan hasil rapid tes non-reaktif, atau dengan hasil swab tes negatif.

2.Peserta UTBK – SBMPTN 2020 dimohon untuk mempersiapkan diri dan menjaga kesehatan dengan mengisolasi mandiri di rumah serta tetap menerapkan perilaku hidup sehat.

3. Apabila peserta tidak dapat memenuhi persyaratan kesehatan, maka tidak diperbolehkan ikut tes UTBK SBMPTN 2020.

4. Para pusat UTBK di daerah tertentu yang mensyaratkan rapid test atau peserta merasa kurang sehat dianjurkan untuk melakukan rapid test lebih awal, sehingga apabila menunjukkan reaktif masih tersedia waktu untuk melakukan tes ulang atau swab test dan hasil tes dilaporkan paling lambat 22 Juli 2020.

Nasih juga mengatakan bahwa bagi para peserta yang sempat gagal mengikuti UTBK tahap I, karena memiliki hasil rapid test reaktif, bisa mengikuti UTBK tII. Namun, untuk selanjutnya tidak ada tahap III.

“Karena tahap selanjutnya universitas melakukan ujian masuk mandiri. Banyak yang sudah menunggu, dan hasil UTBK ini dibagikan, universitas baru boleh [ujian] mandiri,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sbmptn Virus Corona UTBK covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top