Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Survei Charta Politika : Data Covid-19 Pemerintah Jadi Pekerjaan Rumah

Survei Charta Politika Indonesia menemukan sebanyak 65,3 persen responden menyatakan pemerintah terbuka tentang keadaan virus corona atau Covid-19. Sementara sebanyak 31,9 persen responden menyatakan pemerintah tidak terbuka. Sementara, sebenesar 2,8 persen tidak menjawab.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  19:28 WIB
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. Lembaga survei Charta Politika menyebut pemerintah sudah cukup terbuka terkait dengan data pandemi Covid-19. - Antara
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. Lembaga survei Charta Politika menyebut pemerintah sudah cukup terbuka terkait dengan data pandemi Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga Charta Politika Indonesia merilis survei terkait dengan penanganan pandemi virus corona atau Covid-19. Mayoritas masyarakat menyatakan percaya dengan data pemerintah terkait dengan Covid-19, meskipun kepastian vaksin belum di temukan.

Berdasarkan survei itu disebutkan mayoritas masyarakat menganggap pemerintah terbuka terkait Covid-19 dan percaya terkait data yang disampaikan.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menerangkan ada sebanyak 63,4 persen mengaku puas terhadap pemerintah pusat dalam menangani pandemi Corona.

Secara lebih rinci, dia menjelaskan sebanyak 65,3 persen responden menyatakan pemerintah terbuka tentang keadaan Corona. Sementara sebanyak 31,9 persen responden menyatakan pemerintah tidak terbuka. Sementara, sebenesar 2,8 persen tidak menjawab.

"Tapi buat saya angka 31,9 persen [tidak terbuka] ini cukup besar dan jadi PR [pekerjaan rumah] bagi pemerintah," ucap Yunarto dalam diskusi daring bertajuk Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum pada Masa Pandemi Covid-19, Rabu (22/7/2020).

Charta Politika juga mengukur tingkat kepercayaan data Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah. Sebesar 56,1 persen masyarakat mengaku percaya terhadap data, dan sebesar 40,9 persen tidak percaya.

Survei tersebut juga meriset rasa optimisme masyarakat mengenai durasi pandemi Covid-19. Mayoritas responden menilai secara optimis bahwa pandemi akan berakhir dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun.

"Optimisme ini akan menjadi tantangan bagi pemerintah mengingat belum adanya kepastian terkait kapan vaksin ditemukan," kata Yunarto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

survei Virus Corona covid-19
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top