Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Seperti Apa Masker yang Dipakai Trump, dan Apa Alasan Akhirnya Dia Memakainya?

Masker yang dikenakannya juga tidak terlalu istimewa. Hanya masker kain berwarna biru tua yang dihiasi dengan cap presiden yang diembos dalam emas.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 12 Juli 2020  |  21:37 WIB
Trump pakai masker
Trump pakai masker

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS Donald Trump akhirnya memakai masker penutup wajah ketika mengunjungi pusat kesehatan Militer Nasional Walter Reed.

Ini kali pertama dia memakai masker setelah selama 4 bulan pandemi corona menyebar.

Masker yang dikenakannya juga tidak terlalu istimewa. Hanya masker kain berwarna biru tua yang dihiasi dengan cap presiden yang diembos dalam emas.

Kedatangannya ke fasilitas medis militer di luar Washington itu, untuk bertemu dengan tentara yang terluka dan pekerja perawatan kesehatan garis depan.

Adapun alasannya akhirnya memakai masker karena dia mengunjungi rumah sakit dan akan bertemu dengan banyak orang.

"Saya pikir ketika Anda berada di rumah sakit, terutama dalam pengaturan khusus ketika Anda berbicara dengan banyak tentara, orang-orang yang dalam beberapa kasus baru saja turun dari meja operasi, saya pikir itu hal yang hebat untuk memakai topeng," ujar Trump dikutip Financialexpress.com

Trump sebelumnya menolak untuk mengenakan topeng di depan umum atau meminta orang Amerika lainnya untuk melakukannya.

Dia mengatakan itu adalah pilihan pribadi, meskipun dia mengatakan akan melakukannya jika dia berada di tengah orang banyak dan tidak dapat menjaga jarak dari yang lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump masker
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top