Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Akhirnya Pakai Masker di Depan Publik

Sebelumnya, Trump menganggap mengenakan masker tidak praktis dan tidak berguna.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 12 Juli 2020  |  09:42 WIB
Presiden AS Donald Trump saat berkunjung ke pabrik Rawsonville Ford Motor Company di Ypsilanti, Michigan, AS (21/5/2020) - Antara
Presiden AS Donald Trump saat berkunjung ke pabrik Rawsonville Ford Motor Company di Ypsilanti, Michigan, AS (21/5/2020) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya menggunakan masker di depan umum.

Sebelumnya, Trump menolak mengenakan penghalang wajah dari paparan virus Corona tersebut karena merasa tidak praktis dan tidak berguna.

Dilansir  The Guardian, Trump menggunakan masker untuk pertama kalinya di depan publik saat mengunjungi Pusat Kesehatan Militer Nasional Walter Reed, Sabtu (11/7/2020).

Trump mengenakan masker setelah ajudan dan para ahli mendesak untuk mengikuti pedoman pemerintahannya sendiri tentang penutup wajah.

Sebelumnya Trump sempat diketahui mengenakan masker saat mengunjungi pabrik Ford di Michigan, 21 Mei 2020.

Trump mengaku dirinya menggunakan masker seperti aturan pabrik, tetapi menolak untuk menunjukkannya di depan kamera.

Melansir BBC International melalui video yang ditayangkan, Trump menolak mengenakan masker di depan umum karena tidak ingin menyenangkan para wartawan.

Presiden AS ini memang menjadi sorotan karena tidak pernah terlihat mengenakan masker di tempat umum.

Orang-orang dekat Trump mengatakan kepada Associated Press bahwa Presiden AS itu khawatir masker akan membuatnya terlihat lemah.

Trump tidak mau hal itu akan mengalihkan fokus kepada krisis kesehatan masyarakat dibandingkan dengan pemulihan ekonomi.

Sementara itu dalam beberapa pekan terakhir, beberapa orang yang bekerja dekat dengan Trump telah dites positif terinfeksi virus Corona.

Kimberly Guilfoyle, pacar Donald Trump Jr, , dinyatakan positif Covid-19 sebelum Trump melakukan reli di Mount Rushmore pada 3 Juli.

Seperti diketahui AS memecahkan rekor untuk penambahan kasus Covid-19 baru hampir setiap hari. Rumah sakit di episentrum baru di negara bagian selatan dan barat berada dalam tekanan berat.

Banyak yang berasumsi hal ini terjadi karena pembukaan kembali bisnis di daerah ini terlalu cepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump Donald Trump covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top