Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

China : Australia Mengangkat Batu untuk Menimpa Kaki Sendiri

China meminta Australia menghentikan ikut campur urusan Hong Kong dan mengatakan bahwa sikap tersebut "mengangkat batu hanya untuk menimpa kaki sendiri".
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  20:36 WIB
Warga Hong Kong menikmati malam di tepi laut di distrik Tsim Sha Tsui sambi menyaksikan bangunan di seberang Pelabuhan Victoria terang benderang,/Bloomberg - Anthony Kwan
Warga Hong Kong menikmati malam di tepi laut di distrik Tsim Sha Tsui sambi menyaksikan bangunan di seberang Pelabuhan Victoria terang benderang,/Bloomberg - Anthony Kwan

Bisnis.com, BEIJING – Pemerintah China menyesalkan dan menentang "tuduhan dan tindakan tidak berdasar" oleh Pemerintah Australia mengenai Hong Kong, dan mendesak Canberra untuk berhenti mencampuri urusan dala, negeri China.

"Kami mendesak Australia agar segera berhenti mencampuri urusan Hong Kong dan urusan dalam negeri China dengan dalih apa pun atau dengan cara apa pun. Kalau tidak, hal itu tidak akan menghasilkan apa-apa selain mengangkat batu hanya untuk menimpa kaki [Australia] sendiri," kata Kedutaan Besar China di Australia dalam sebuah pernyataan tanpa menyebut nama  juru bicaranya..

Pemerintah Australia pada Kamis (9/7/2020) menangguhkan perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan China di kota tersebut.

Australia juga mengumumkan langkah-langkah untuk memberikan kesempatan untuk mendapatkan izin tinggal permanen bagi sejumlah penduduk Hong Kong di negara itu.

Menanggapi itu, China memperingatkan bahwa pihaknya berhak mengambil tindakan lebih lanjut sebagai tanggapan terhadap Australia yang menangguhkan perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pers harian bahwa Pemerintah China mendesak Australia untuk mengubah sikap dan berhenti mencampuri urusan China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china hong kong australia

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top