Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PM Boris Johnson Diminta Guyur 5,5 Miliar Pound, untuk Apa ya?

Pengurus National Trust meyakini bahwa ini adalah salah satu cara jitu untuk menciptakan lapangan kerja saat normal baru mulai berlaku di Inggris.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  08:29 WIB
Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson ketika memberikan keterangan di luar kantornya di 10 Downing Street di London, Inggris, Senin (27/4/2020). - Bloomberg/Simon Dawson
Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson ketika memberikan keterangan di luar kantornya di 10 Downing Street di London, Inggris, Senin (27/4/2020). - Bloomberg/Simon Dawson

Bisnis.com, LONDON — Pengurus lembaga National Trust meminta agar pemerintahan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk menggelontorkan dana senilai 5,5 miliar pound sterling untuk renovasi taman kota dan ruang publik. Jumlah ini setara sekitar Rp100 triliun.

Pengurus National Trust meyakini bahwa ini adalah salah satu cara jitu untuk menciptakan lapangan kerja saat new normal atau normal baru mulai berlaku di Inggris.

“Ini juga bisa berupa pembangunan taman nasional baru di daerah West Midlands,” tulis  Daily Mail, Minggu (5/7/2020).

National Trust merupakan lembaga yang berdiri sejak 1895 dan bertugas mempromosikan perlindungan dan pengembangan cagar budaya dan alam serta ruang publik.

Lembaga ini juga merancang menyiapkan kajian mengenai biaya untuk renovasi taman-taman kota di Inggris.

Menurut kajian dari lembaga ini, pemerintah akan mendapatkan manfaat senilai 200 miliar pound sterling atau Rp3.600 triliun dalam bentuk 20 juta warga yang sehat secara fisik dan mental.

Usulan ini muncul setelah PM InggrisBoris Johnson mempromosikan program infrastruktur untuk membawa Inggris keluar dari krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, seperti dilansir Reuters.

National Trust memperkirakan program hijau ini akan mampu menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 40.000 orang di Inggris.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Boris Johnson

Sumber : Tempo.co

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top