Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Positif Covid-19 Tembus 50.187 Orang, Ini Sebarannya

Kasus positif Covid-19 pada hari ini bertambah 1.178 orang, sehingga totalnya menjadi 50.187 orang.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  15:55 WIB
Pasien virus corona - Antara
Pasien virus corona - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia pada hari tembus 50.187 kasus. Adapun, provinsi dengan kasus positif tertinggi ialah Jawa Timur.

Berdasarkan laporan harian yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kasus positif Covid-19 di Indonesia pada Kamis (25/6/2020) bertambah 1.187 kasus, sehingga totalnya menjadi 50.187 kasus. 

Adapun, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 791 orang, sehingga totalnya menjadi 20.449 pasien yang sembuh. 

Di sisi lain, kasus meninggal pada hari ini bertambah 47 kasus. Dengan demikian, total kasus meninggal akibat Covid-19 menjadi 2.620 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa berdasarkan sebarannya, Provinsi Jawa Timur melaporkan penambahan kasus tertinggi yaitu 247 orang.

Kemudian, DKI Jakarta melaporkan 196 kasus baru, Sulawesi Selatan 103 kasus, Maluku Utara 80 kasus, Jawa Tengah 78 kasus, Sumatra Utara 69 kasus, Kalimantan Selatan 60 kasus, Papua 59 kasus, Bali 56 kasus, dan Sulawesi Utara bertambah 46 baru Covid-19.

"Penambahan kasus baru ini didapatkan dari hasil tracing yang agresif dari setiap kasus yang menjalani perawatan dan pemeriksaan secara massif," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Kamis (25/6/2020).

Adapun, provinsi dengan kasus sembuh tertinggi hari ini adalah Jawa Timur yaitu 241 kasus. Kemudian, DKI Jakarta 112 kasus, Kalimantan Selatan 87 kasus, Sumatra Selatan 76 kasus, dan Jawa Barat 62 kasus.

Sementara itu, sebelumnya Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa kasus positif Covid-19 di dunia hampir mencapai 10 juta kasus. Dia pun meminta seluruh pihak bekerjasama untuk menurunkan kasus penularan Covid-19 sehingga Indonesia tidak terseret dalam angka-angka yang besar.

“Oleh sebab itu perlu kita terus siaga menghadapi situasi yang tidak terduga. Kalkulasi semua, antisipasi semua baik RS darurat, kebutuhan SDM, kebutuhan tempat tidur, tempat tidur isolasi baik RS rujukan, lapangan, RS darurat, itu semua harus disiapkan,” kata Jokowi di Gedung Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/6/2020).

Jokowi juga menyoroti masih tinggi kasus Covid-19 di beberapa wilayah. Untuk menekan kasus penularan Covid-19, Presiden mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. 

Selain menghadapi masalah Covid-19, Jokowi juga mengingatkan bahwa Indonesia menghadapi masalah yang berkaitan dengan ekonomi. 

“Saya kemarin mendapat informasi bahwa krisis ekonomi global itu betul-betul nyata, ada benar dan semua merasakan,” ujar Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Virus Corona covid-19 Achmad Yurianto
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top