Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Baru Covid-19 Bertebaran di Amerika Serikat

Kasus baru Covid-19 dan indikator lain dari penyebaran pandemi virus mematikan ini dilaporkan melonjak di sejumlah hot spot seantero Amerika Serikat.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  07:34 WIB
Bendera AS di sebuah gedung
Bendera AS di sebuah gedung

Bisnis.com, JAKARTA – Kasus baru Covid-19 dan indikator lain dari penyebaran pandemi virus mematikan ini dilaporkan melonjak di sejumlah hot spot seantero Amerika Serikat.

Perkembangan tersebut mendorong pejabat kota dan negara bagian mempertimbangkan untuk memperlambat atau bahkan memutarbalik rencana reopening ekonomi.

Angka kasus baru melonjak di Texas, Florida, Arizona, dan California. Bahkan di New Jersey, di mana jumlahnya telah menurun, Gubernur Phil Murphy memperingatkan bahwa tingkat transmisi "mulai merayap naik".

Menurut data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University dan Bloomberg News, kasus Covid-19 di AS meningkat sebanyak 35.695 pada Selasa (23/6/2020) dari periode yang sama pada Senin (22/6/2020) menjadi 2,33 juta orang.

Kenaikan yang tercatat mencapai 1,6 persen itu lebih tinggi dari rata-rata kenaikan harian sebesar 1,3 persen dalam tujuh hari terakhir. Sementara itu, angka kematian meningkat 0,7 persen menjadi 120.913 korban jiwa.

California melaporkan 5.019 kasus baru pada Selasa, lonjakan terbesar secara harian, menjadikan total kasus mencapai lebih dari 183.000. Negara bagian itu juga mencatat rekor sebanyak 3.700 kasus rawat inap.

Arizona ikut memecahkan rekor angka kasus secara harian, dengan menambahkan hampir 3.600, menurut penghitungan yang dirilis Selasa, sehingga total menjadi 58.179 kasus. Adapun, angka kematian baru bertambah 42 orang sehingga mengerek jumlah korban jiwa menjadi 1.384.

Palm Beach County, Florida, di mana kediaman resmi Presiden Donald Trump bertempat, menjadi yurisdiksi terbaru yang mengamanatkan penggunaan masker demi menangkis lonjakan kasus.

Jumlah kasus di Florida mencapai total 103.506 per Selasa atau naik 3,3 persen dari hari sebelumnya. Dilihat secara basis tujuh hari, kasus-kasus baru di Florida mencapai 23.397, jumlah tertinggi yang pernah tercatat. Adapun, jumlah korban jiwa mencapai total 3.237 orang, atau meningkat 2 persen, persentase terbesar sejak 5 Juni.

Secara kumulatif, kasus rawat inap di Florida bertambah sebanyak 199, atau 1,5 persen, menjadi 13.318 perse Selasa. Warga yang baru ditemukan positif terinfeksi untuk pertama kalinya meningkat menjadi 10,9 persen untuk hari Senin (21/6/2020), dari 7,7 persen pada Minggu.

Sementara itu, Texas mencatat rekor lebih dari 5.000 kasus baru dalam 24 jam terakhir, menurut Gubernur Greg Abbott dalam wawancara dengan televisi KTBX pada Selasa (23/6/2020).

Terlepas dari lonjakan yang dialami, pemimpin Partai Republik dari negara bagian terpadat kedua di AS ini mengatakan tidak berniat kembali menerapkan lockdown untuk saat ini dan bahwa sekolah-sekolah akan dibuka kembali sesuai rencana pada akhir musim panas.

Departemen kesehatan negara bagian itu melaporkan 5.489 kasus baru, sehingga total menjadi 120.370. Angka tersebut mencerminkan peningkatan sebesar 4,8 persen, jauh melebihi rata-rata kenaikan dalam tujuh hari sebesar 3,7 persen.

Sementara itu, kasus rawat inap melonjak lebih dari 10 persen atau 381 orang menjadi 4.092, peningkatan terbesar secara harian sejak pandemi ini muncul.

Penyebaran Covid-19 juga meningkat di New Jersey, tepat ketika negara bagian ini mulai membuka kembali kegiatan ekonominya setelah berbulan-bulan memberlakukan lockdown.

Tingkat transmisi berada di level 0,75 pada 18 Juni dan kini mencapai 0,81, menurut data pemerintah New Jersey. Gubernur Phil Murphy mengatakan kasus perawatan intensif dan penggunaan ventilator juga meningkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top