Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Eks CEO Wirecard Markus Braun Ditahan Kepolisan Jerman

Braun diperiksa atas kemungkinan keterlibatannya dalam skandal penipuan yang merugikan Wirecard AG senilai 1,9 miliar euro.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  19:39 WIB
Markus Braun, saat menjadi CEO Wirecard.
Markus Braun, saat menjadi CEO Wirecard.

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan CEO Wirecard AG Markus Braun ditahan Kepolisian Munich, Senin (22/6/2020) malam waktu Jerman alias Selasa (23/6/2020) pagi waktu Indonesia. Braun diamankan lantaran keterlibatannya dalam kasus penipuan yang menyebabkan Wirecard merugi hingga 1,9 miliar euro.

Menurut laporan Bloomberg, Braun datang menyerahkan diri atas kesadarannya sendiri. Pihak kepolisan dan pengadilan bakal melakukan pemeriksaan dan memutuskan apakah yang bersangkutan bakal dilepas atau tetap ditahan dalam 24 jam ke depan.

Saat ini, Wirecard AG tengah dalam posisi berjuang mempertahankan diri dari kebangkrutan. Mereka sedang melakukan negosiasi terhadap para kreditur untuk restrukturisasi cicilan pinjamannya.

"Perkembangan kasus ini benar-benar mencengangkan, bisa jadi kondisi [perusahaan] akan semakin buruk. Seharusnya kita segera mendapat pencerahan apa yang sebenarnya terjadi terhadap uang 1,9 miliar euro yang lenyap itu," ujar Oliver Kipper, salah seorang pengacara dalam kasus ini seperti dilansir Bloomberg, Selasa (23/6/2020).

Braun sendiri mengundurkan diri dari perusahaan belum lama ini. Pengunduran dirinya baru sah dan berlaku sejak Jumat (19/6/2020) pekan lalu. Pihak perusahaan telah menunjuk James Freis sebagai pengganti Braun pada hari yang sama.

Dalam pernyataan pertamanya setelah naik jabatan, Freis mengatakan bakal melakukan segala upaya guna menyelamatkan Wirecard. Termasuk menjual aset atau mengajukan kredit baru.

Saat ini perusahaan dikabarkan tengah menjajaki negosiasi pinjaman dengan Houlihan Lokey, dan tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kesepakatan dengan lembaga-lembaga yang lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerman penipuan

Sumber : Bloomberg

Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top