Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

321 Warga Negara Asing di Indonesia Terpapar Corona, 9 Meninggal

Hingga saat ini tercatat sebanyak 488 WNA berstatus orang dalam pantauan (ODP). Namun, 265 WNA ODP telah direpatriasi.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  20:22 WIB
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 321 warga negara asing (WNA) yang berada di Indonesia dilaporkan positif Covid-19 per 17 Juni 2020.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memerinci dari jumlah itu sebanyak 210 orang sudah dinyatakan sembuh. Di sisi lain, sembilan WNA yang terpapar wabah itu dilaporkan meninggal dunia.

"Sebanyak 488 WNA berstatus orang dalam pantauan (ODP) dan sebanyak 265 WNA ODP telah direpatriasi," katanya, Kamis (18/6/2020).

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri pada Kamis (18/6/2020) pukul 08.00, kasus WNI positif Covid-19 di luar negeri bertambah lima orang dibanding sehari sebelumnya.

Tambahan kasus ini berada di Arab Saudi (3 WNI), Kazakhstan 1 (1WNI), dan Hong Kong (RRT) (1WNI). Terdapat satu WNI meninggal di Arab Saudi.

Dengan demikian, total kumulatif jumlah WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 1.063 dari 42 negara. Angka ini terdiri dari 685 sembuh, 65 meninggal, dan 313 dalam perawatan.

Adapun, WNI sembuh dari Covid-19 di luar negeri bertambah sebanyak tiga orang di Arab Saudi dan Kuwait.

Persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini sama dengan sehari sebelumnya menjadi 64,4 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu WNA
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top