Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertemuan Antarmenlu Asean-Rusia, Ini Sejumlah Agenda Kerja Sama

Indonesia sebagai wakil pemandu pertemuan kali ini merangkum beberapa agenda kerja sama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  20:58 WIB
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO - Wahyu Putro A
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO - Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Pertemuan antarmenteri luar negeri negara-negara di Asia Tenggara (Asean) bersama Rusia pada hari, Rabu (17/6/2020), berfokus pada peningkatan ketersediaan medis dan kedokteran militer pada masa pandemi Covid-19.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan semua negara termasuk negara anggota Asean dan Rusia menghadapi tantangan yang sama untuk dapat mengatasi penyebaran pandemi dan juga dampak sosial ekonominya.

Indonesia sebagai wakil pemandu pertemuan kali ini merangkum beberapa agenda kerja sama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut. Pertama, rencana peningkatan kapasitas sistem kesehatan publik di kawasan sesuai International Health Regulations 2005.

Kedua, mendukung Covid-19 Aseam Response Fund dan ketersediaan suplai medis untuk kawasam regional melalui proyek bersama yang didanai Asean – Russian Federation Dialogue Partnership Financial Fund (ARDPFF).

Ketiga, mempromosikan kerja sama bidang kedokteran militer melalui Asean-Led Mechanism untuk menunjang upaya penanganan pandemi.

Keempat, meningkatkan kerja sama dalam upaya pemulihan pasca pandemi dengan berfokus pada kelompok rentan dan UMKM.

Kelima, mempromosikan kerja sama bidang riset dan pengembangan vaksin dan obat-obatan Covid-19 dan pandemi lainnya yang terjangkau dan dapat diakses seluruh pihak.

"Identifikasi kerja sama-kerja sama tersebut akan direflesikan dalam program kerjasama yang ada saat ini dan Comprehensive Plan of Action untuk tahun 2021-2025," ujarnya.

Sebagai informasi, Rusia secara resmi menjadi mitra dialog Asean sejak 1996. Pada Pertemuan Tingkat Tinggi Asean-Rusia tahun 2018, Asean
sepakat mengangkat kemitraan dengan Rusia menjadi mitra strategis.

Sementara Menlu Rusia Sergei Lavrov menyampaikan pandemi tidak akan memperlemah kemitraan strategis Asean dan Rusia.

Terkait kerja sama Asean dengan Rusia, kedua belah pihak telah merealisasikan sejumlah agenda di antaranya Table Top Exercise dalam kerangka Asean Center for Military Medicine pada 3 pekan yang lalu dan pelatihan untuk para medis

Selain itu, usulan pernyataan pemimpin pada Penguatan Kapasitas Kolektif dalam Pencegahan dan Respons sebagai langkah penguatan kerangka East Asia Summit (EAS), yang salah satu anggotanya adalah Rusia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia kemenlu asean
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top