Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Demonstrasi Tuntut Keadilan bagi George Floyd Meluas di Penjuru AS

Floyd, pria kulit hitam berusia 46 tahun tewas pada hari Senin di tangan petugas kepolisian karena dugaan menggunakan uang palsu.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  11:53 WIB
 Tulisan yang beredar di Instagram dan Twitter untuk mengenang George Floyd yang tewas akibat penganiayaan polisi di AS - Instagram
Tulisan yang beredar di Instagram dan Twitter untuk mengenang George Floyd yang tewas akibat penganiayaan polisi di AS - Instagram

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi protes terus berlanjut di seluruh Amerika Serikat pada Kamis (28/5/2020) untuk mengecam kematian George Floyd.

Floyd, pria kulit hitam berusia 46 tahun tewas pada hari Senin di tangan petugas kepolisian karena dugaan menggunakan uang palsu.

Petugas kepolisian menjepit leher Floyd ke tanah selama beberapa menit di Minneapolis, Minnesota, sehingga mengakibatkan dirinya sulit bernapas. Floyd sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Sebuah video dari insiden tersebut menunjukkan Floyd memohon kepada petugas, mengatakan "Saya tidak bisa bernafas" sebelum tidak bergerak dengan lutut petugas masih di lehernya.

Keempat petugas yang terlibat aksi terebut landsung dipecat, tetapi keluarga Floyd, tokoh masyarakat dan warga menyerukan petugas tersebut segera ditangkap.

"Para perwira ini, mereka perlu ditangkap sekarang, orang-orang menginginkan keadilan sekarang," ungkap Philonese Floyd, saudara lelaki George, seperti dikutip dari CNN. "Mereka perlu dihukum mati.”

Ratusan pengunjuk rasa berbaris di pusat kota Minneapolis untuk malam ketiga pada hari Kamis, menuntut keadilan dan mengakhiri kekerasan polisi. Aksi ini pun berakhir rusuh dengan kebakaran besar terlihat di dekat kantor polisi Minneapolis.

Pada Kamis, sekelompok kecil demonstran "menduduki" ruang di luar rumah Jaksa Wilayah Hennepin Mike Freeman, yang akan menangani kasus ini, untuk menuntut dakwaan pidana bagi empat petugas yang terlibat.

"Kami tidak ke mana-mana sampai Mike Freeman menuntut dan menuntut para petugas," kata pengunjuk rasa dalam sebuah video Facebook Live, seperti dilansir oleh Aljazeera.

Kantor Freeman mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka terkejut dan prihatin dengan apa yang muncul dalam video baru-baru ini. Mereka akan membuat keputusan tentang penuntutan setelah menerima temuan lengkap investigasi oleh Minnesota Bureau of Criminal Apprehension dan FBI.

Tak hanya di Minneapolis, demonstrasi juga terjadi di kota-kota di AS lainnya, termasuk New York City, Columbus, Ohio dan Oakland, California, pada hari Kamis. Puluhan orang dilaporkan ditangkap dalam demonstrasi di Kota New York.

Di Denver, Colorado, ratusan orang turun ke ibukota negara bagian untuk memprotes kebrutalan polisi. Polisi mengkonfirmasi bahwa tembakan dilepaskan di dekat daerah di mana protes itu berlangsung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demonstrasi rasisme
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top