Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lockdown Dilonggarkan, Tingkat Infeksi Covid-19 Denmark Terus Menurun

Beberapa pekan setelah memulai fase pertama pelonggaran lockdown, pemerintah Denmak mengatakan jumlah kasus baru infeksi Covid-19 terus menurun.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  14:51 WIB
Central Square di pusat Kota Kopenhagen, Denmark, pada 15 April 2020 tampak sepi karena penerapan karantina wilayah./Bloomberg - Carsten Snejbjerg
Central Square di pusat Kota Kopenhagen, Denmark, pada 15 April 2020 tampak sepi karena penerapan karantina wilayah./Bloomberg - Carsten Snejbjerg

Bisnis.com, JAKARTA – Beberapa pekan setelah memulai fase pertama pelonggaran lockdown, pemerintah Denmak mengatakan jumlah kasus baru infeksi Covid-19 terus menurun.

Dilansir Bloomberg, lembaga negara Denmark yang memantau penyakit menular, Statens Serum Institute, mengatakan tingkat penularan turun menjadi 0,7 pada minggu pertama Mei, dibandingkan dengan 1,0 pada 22-24 April. Angka tersebut berarti seseorang yang mengidap Covid-19 sekarang hanya menginfeksi 0,7 orang lain. Pada puncaknya di pertengahan Maret, angka tersebut mendekati 2,0.

Denmark membuka sebagian besar ekonominya pada pertengahan April, termasuk sekolah dasar dan salon, setelah Perdana Menteri Mette Frederiksen mengatakan kebijakan lockdown yang cepat dan tangguh telah berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19.

Pada Senin, pemerintah memulai fase kedua pelonggaran lockdown dengan pembukaan kembali sejumlah pertokoan, serta mengumumkan aturan social distancing baru. Bila sebelumnya warga diharuskan menjaga jarak aman 2 meter (3 kaki), saat ini jarak tersebut dipangkas jadi 1 meter (1,5 kaki).

"Yang terpenting dari penekanan persebaran infeksi Covid-19 adalah orang-orang tetap mengisolasi diri di rumah maupun rumah sakit. Lalu, agar tetap higienis jangan sampai menutup batuk dengan lengan atau menyentuh wajah dengan tangan," ujar anggota Dewan Kesehatan Nasional Søren Brostrøm seperti diwartakan Bloomberg.

Sejak pandemi pertama kali muncul di Denmark, jumlah kematian akibat Covid-19 di negara berpenduduk sekitar 5,5 juta ini mencapai 533 jiwa. Kapasitas sistem perawatan kesehatan universal Denmark saat ini jauh lebih kosong, otoritas juga telah meningkatkan kapasitas pengujian setelah lockdown dilonggarkan.

"Fakta bahwa tingkat infeksi telah stabil di bawah 1 dalam sepekan terakhir adalah tanda bahwa fase pertama pelonggaran lockdown belum berarti adanya peningkatan tingkat penularan," kata Tyra Grove Krause, direktur di Statens Serum Institut.

“Itu mungkin karena upaya besar yang dilakukan di sekolah untuk menerapkan social distancing dan memastikan kebersihan yang baik. Tapi itu juga menunjukkan bahwa orang pada umumnya terus berhati-hati," lanjutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

denmark Virus Corona
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top