Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembatasan Sosial Dilonggarkan, Denmark Bersiap Buka Negaranya

Denmark longgarkan peraturan pembatasan sosial hingga separuhnya seiring dengan langkah negara ini yang mulai berencana membuka negaranya.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  17:04 WIB
Central Square di pusat Kota Kopenhagen, Denmark, pada 15 April 2020 tampak sepi karena penerapan karantina wilayah./Bloomberg - Carsten Snejbjerg
Central Square di pusat Kota Kopenhagen, Denmark, pada 15 April 2020 tampak sepi karena penerapan karantina wilayah./Bloomberg - Carsten Snejbjerg

Bisnis.com, JAKARTA – Denmark melonggarkan peraturan pembatasan sosial hingga separuhnya seiring dengan langkah negara ini yang mulai berencana membuka negaranya.

Otoritas Kesehatan Denmark mengoreksi jarak tiap orang di ruang publik menjadi 1 meter dari sebelumnya 2 meter.

Saat ini, Denmark berada pada tahap kedua untuk mengembalikan situasi seperti masa pra-virus corona dengan semua toko dibuka pada Senin (11/5/2020).

Restoran dan kafe akan mulai dibuka pada pekan mendatang, sedangkan bioskop, museum, dan taman bermain dibuka pada Juni mendatang.

Aktivitas belajar mengajar secara online dimulai sejak April tahun ini, tetapi sekolah mulai dibuka pada pekan mendatang.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan berulang kali bahwa pihaknya memutuskan untuk memberlakukan lockdown secara ketat supaya pembukaan kembali negara ini bisa dilakukan dengan cepat pula.

Meskipun ada pelonggaran, perbatasan negara ini dipastikan tertutup hingga ada keputusan terbaru dari pemerintah pada 1 Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

denmark Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top