Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dicopot dari Jabatannya di KPAI, Sitti Hikmawaty Terima Keputusan Jokowi

Sitti diberhentikan tidak hormat karena pernyataannya tentang "perempuan bisa hamil di kolam renang".
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 28 April 2020  |  18:50 WIB
Mantan Komisioner KPAI Sitti Hikmawaty / Istimewa.
Mantan Komisioner KPAI Sitti Hikmawaty / Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawaty mengatakan bakal menaati keputusan Presiden Joko Widodo untuk memberhentikannya secara tidak terhormat dari jabatannya di lembaga tersebut.

Pernyataan tersebut diungkapkan Sitti Selasa (28/4/2020) sore alias sehari setelah menerima surat pemberhentian dari Presiden Jokowi.

"Sebagai tindak lanjut, saya juga telah mengembalikan seluruh inventaris negara yang menjadi amanah saya sesuai dengan kepatutannya," kata Sitti kepada Bisnis, Selasa (28/4/2020).

Sitti sendiri berharap setelah pemberhentiannya pemerintah juga bersedia mengisi kekosongan hukum di KPAI. Menurut Sitti, banyak celah di KPAI yang memungkinkan anggotanya melakukan kesalahan seperti dirinya.

"Supaya ke depan para komisioner yang masih ada serta pegiat HAM di manapun tidak mengalami kejadian yang sama," ujarnya.

Keputusan pemberhentian Sitti dikomunikasikan Jokowi lewat surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 43/P Tahun 2020 Tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia Periode 2017-2022.

Jokowi mengambil sikap tersebut karena kekecewaan terhadap pernyataan Sitti di salah satu kanal media. Tepatnya Februari 2020, Sitti sempat berujar "perempuan bisa hamil di kolam renang".

Pernyataan tersebut sempat menjadi perbincangan publik lantaran dinilai sebagai bukti bahwa Sitti tak kompeten berada di jabatannya saat ini. Dalam pengambilan keputusan ini, Jokowi juga mengatakan sudah mendapat rekomendasi dari Dewan Etik KPAI.

Di sisi lain, Sitti mengaku kecewa karena tidak mendapat pemberitahuan terlebih dahulu soal rekomendasi pemecatan itu. Kendati demikian, dia enggan berpolemik dan menerima keputusan presiden.

"Saya juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang selama ini diberikan untuk saya bekerja di KPAI," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi kpai
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top