Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sekda Kota Bandung Akui PSBB Masih Banyak Pelanggaran

Hal itu diakui oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung usai meninjau check point Gerbang Tol Buah Batu, Cibiru, dan Terminal Cicaheum.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 23 April 2020  |  22:56 WIB
Kota Bandung - panduanwisata.id
Kota Bandung - panduanwisata.id

Bisnis.com, BANDUNG -- Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung masih belum ideal. Masih banyak warga yang melanggar aturan PSBB.

Hal itu diakui oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung usai meninjau check point Gerbang Tol Buah Batu, Cibiru, dan Terminal Cicaheum.

"Selama pemantauan, masih belum ideal. Banyak pelanggaran terutama pengguna kendaraan. Pertama standar protokol kesehatan, seperti physical distancing dalam berkendara masih banyak pelanggaran," ujarnya Terminal Cicaheum, Kamis (23/4/2020). 

Ema mengakui, pemerintah, kepolisian, dan TNI memang harus terus berkordinasi agar memiliki standar yang sama. 

"Setiap titik check point harus memiliki standar yang sama. Kordinasi memang harus terus ditingkatkan," akunya.

"Kita akan lakukan kordinasi di forum pimpinan, atar institusi di Kota Bandung baik TNI, polisi dan Pemda dengan kabupaten kota yang berbatasan," tambah Ema.

Ema menegaskan, pemeriksaan di setiap titik harus ketat. Orang yang beraktivitas di luar ruangan, harus jelas kepentingannya. 

"Kalau beraktivitas di luar itu harus jelas keterangannya. Itu tanyakan, mau apa? Mau ke mana? PSBB itu diam dirumah, kerja di rumah, dan ibadah di rumah, kecuali mendesak keterpaksaan. Misalnya orang sakit atau hal lain yang darurat tidak bisa kalau di rumah," tegasnya.

Ema juga menyoroti tentang toko yang masih buka tanpa terkecuali yang terlampir dalam aturan tentang PSBB.

"Masih banyak toko yang tidak masuk dikecualikan tetap buka. Contohnya, toko mas, baju, kain, material (bahan bangunan), atau toko otomotif. Saya minta para camat untuk menutupnya. Tidak ada toleransi," tegas Ema


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top