Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

60 Tenaga Kesehatan di Jateng Positif Corona, Sumber Penularan Beragam

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah mencatat sudah ada 60 tenaga kesehatan (nakes) di Jateng yang positif terinfeksi Virus Corona atau Covid-19. Dari jumlah itu paling banyak berada di Kota Semarang yakni dari RSUP dr Kariadi.
Imam Yuda Saputra
Imam Yuda Saputra - Bisnis.com 23 April 2020  |  17:57 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) di Kota Salatiga. Kamis (26/3 - 2020). Foto: Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) di Kota Salatiga. Kamis (26/3 - 2020). Foto: Humas Pemprov Jateng

Bisnis.com, SEMARANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah mencatat sudah ada 60 tenaga kesehatan (nakes) di Jateng yang positif terinfeksi Virus Corona atau Covid-19. Dari jumlah itu paling banyak berada di Kota Semarang yakni dari RSUP dr Kariadi.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo, dalam rekaman video yang disampaikan ke wartawan di Semarang, Rabu (22/4/2020). Dia menyebut tenaga kesehatan positif Covid-19 di Jawa Tengah tersebar di berbagai wilayah.

“Jumlah kasus tenaga medis [kesehatan] yang positif Covid-19 saat ini mencapai 60 orang. Selain [RSUP] Kariadi ada juga tenaga kesehatan dari rumah sakit lain. 60 orang ini tersebar di berbagai daerah, seperti Semarang, Pemalang, Surakarta, dan Magelang,” tutur Yulianto, seperti dilaporkan Solopos.com Kamis (23/4/2020).

Dia menambahkan penularan Covid-19 terhadap tenaga kesehatan di Jateng yang positif terjadi dari berbagai hal. Ada yang tertular karena melakukan kontak langsung dengan pasien Virus Corona. Tetapi ada juga yang tidak berinteraksi langsung.

“Sumber [penularan] itu bisa macam-macam. Ada yang lewat pasien, keluarga pasien, maupun pengunjung. Kontaknya bisa dari percikan, dahak, air liur, bahkan benda mati seperti baju pasien maupun peralatan medis,” terangnya.

Meski demikian, Yulianto tidak menyebut secara detail berapa tenaga kesehatan di setiap kabupaten/kota di Jateng yang dinyatakan positif Covid-19.

Namun, dari jumlah sebanyak itu beberapa di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Seperti perawat di RSUP dr Kariadi Semarang, Rina Iswati.

Rina Iswati meninggal dunia, Jumat (17/4/2020) lalu. Sebelumnya, hasil pemeriksaan swab perawat asal Banyumanik, Semarang, itu menyatakan negatif Covid-19, ternyata positif.

“Iya, perawat Kariadi yang meninggal pekan lalu [Rina Iswati] hasil tesnya dinyatakan positif,” ungkap Yulianto.

Yulianto pun mengimbau kepada tenaga medis untuk selalu mengenakan alat pelindung diri (APD) saat menangani pasien, sesuai dengan prosedur yang sudah ada.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rsup kariadi Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top