Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Isi Pidato Lengkap Prabowo, Kesaksian Jokowi Hingga Keputusan jadi Menteri

Prabowo Subianto menyampaikan pidato kepada anggota Gerindra untuk mempercayai pemimpin dan keputusan besar bergabung dalam kabinet dalam media sosialnya.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 23 April 2020  |  08:23 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (20/1/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (20/1/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan maklumat partai dalam laman media sosial yang dimiliki.

Dalam rekaman pidato 18 menit 43 detik itu, Prabowo memberikan kesaksian tentang Presiden Joko Widodo dalam pemerintahan maupun keputusannya untuk memberikan dukungan kepada Jokowi setelah kalah dalam pertarungan pemilihan presiden, pada 2019 lalu.

Berikut pidato lengkap Prabowo yang diunggah melalui laman twitter terverifikasi, @Prabowo Subianto, Rabu (22/4/2020) pukul 20:45. 

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi kita sekalian
Shaloom
Om Swastyastu
Namo buddhaya
Salam Kebajikan bagi kita semuanya.

Saudara-saudara sekalian, terutama para kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra0 di manapun engkau berada. Saya, Prabowo Subianto,
Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai Gerindra, mengucapkan selamat malam, selamat berjumpa kembali melalui media Ini.

Pertama-tama saya minta maaf yang sebesar-besarnya, setelah beberapa bulan, baru sekarang saya kembali berkomunikasi dengan saudara-saudara sekalian, langsung.

Pertama-tama tentunya dinamika perkembangan situasi politik beberapa bulan yang lalu begitu cepat sehingga saya harus mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Tapi setiap keputusan-keputusan besar yang harus saya ambil, sebagai pimpinan tertinggi Partai Gerindra, selalu saya konsultasi dan saya minta masukan serta pertimbangan dari pucuk pimpinan Partai Gerindra yaitu Dewan Pembina Partai Gerindra.

Setiap langkah yang saya ambil selalu saya konsultasi. Dan saya minta masukan Anggota Dewan Pembina terutama dari pada tokoh-tokoh yang aktif memimpin dan mengendalikan partai termasuk para Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra semuanya. 

Saudara-saudara sekalian, sudah 6 bulan kita, Partai Gerindra masuk pemerintahan, sebagai bagian dari Pemerintahan Republik Indonesia. Sebagai bagian dari koalisi pemerintah.

Saya putuskan waktu itu untuk melakukan langkah besar rekonsiliasi nasional, dengan mengesampingkan partai, perasaan pribadi, dan segala sesuatu yang menjadi pikiran-pikiran kita saat itu, demi satu hal yang utama, yaitu kerukunan nasional, persatuan nasional dan rekonsiliasi nasional. 

Saya selalu katakan, di tengah hiruk pikuk politik yang begitu keras, saya selalu mengatakan bahwa lawan politik kita bukan musuh. Lawan politik kita masih saudara kita sekalian. Apapun terjadi tidak boleh ada perpecahan di antara Bangsa Indonesia. Saya tidak mau merupakan bagian dari perpecahan itu. 

Berapapun ongkos yang harus kita bayar, betapapun sedihnya perasaan kita harus kita kesampingkan, demi kepentingan yang lebih besar.

Untuk itu, kita sekarang bekerjasama dengan Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo. Selama saya menjadi menjadi anggota kabinet beliau saya bersaksi bahwa beliau terus berjuang demi kepentingan Bangsa, Negara dan rakyat Indonesia. 

Saya melihat dari dekat cara-cara pengambilan keputusan beliau , dan selalu yang menjadi dasar pemikiran beliau adalah keselamatan rakyat yang paling miskin dan rakyat yang paling lemah. 

Saudara-saudara sekalian juga saya melihat komitmen beliau, untuk membersihkan pemerintah Indonesia dari korupsi. 

Untuk itu saya megatakan di sini bahwa saya sebagai pimpinan tertinggi Partai Gerindra berterimakasih kepada seluruh kader yang telah memberi kepercayaan kepada saya, yang telah mendukung saya pada saat saya harus mengambil keputusan-keputusan yang besar dan yang berat. 

Dan saya sekarang tetap meminta dukungan saudara, percayalah kepada pimpinanmu. Pimpinanmu tidak mungkin akan mengambil keputusan yang merugikan partai, apalagi rakyat, bangsa dan negara Indonesia.  

Saudara-saudara sekalian, negara kita, bangsa kita, sekarang ini tengah berada di tengah suatu bencana yaitu wabah pandemi Covid-19. Suatu virus yang cukup membahayakan apabila kita sembrono dan tidak mengambil langkah-langkah yang harus diambil.

Saudara-saudara sekalian, dalam keadaan yang merisaukan ini tidak tidak berarti kita harus putus semangat, apalagi kita putus asa.

Dalam keadaan yang merisaukan ini justru dibutuhkan semangat, ketegaran, keberanian, dan yang paling utama adalah rasa persaudaraan, rasa persatuan, kita harus kompak, kita harus saling mendukung, terutama kita harus percaya dan mendukung pimpinan-pimpinan kita semuanya. 

Jangan di tengah kondisi yang merisaukan ini, kondisi yang berbahaya ini, kita justru saling mencari kesalahan. Saudara-saudara, kita pasti sebagai manusia membuat kesalahan, kita pasti membuat sesuatu yang mungkin dinilai kurang, tetapi disaat ini kita harus saling mengisi kekurangan kita masing-masing. 

Kita saling memperbaiki kalau ada di antara kita kurang atau salah. Bukan kita caci maki. Bukan kita marah-marah. Bukan kita mengejek.

Karena itu kader-kader Partai Gerindra harus dewasa. kader-kader Gerindra sebagai patriot yang militan. Harus memberi contoh, justru di saat ini kita harus bersatu. Saya minta seluruh kader Partai Gerindra percaya kepada pimpinan negara. Percaya kepada pimpinan partai. 

Saudara-saudara sekalian, semua petunjuk, semua saran, semua aturan yang diberikan oleh pemerintah, apakah pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota atau pun pemerintah kecamatan dan desa, harus diikuti dan dipatuhi. 

Kita harus menjaga kesehatan dan keselamatan kita masing-masing. Kita harus menjaga lingkungan kita, kesehatan keluarga kita, dengan segala upaya kita.

Dari hal-hal yang paling kecil harus, sebagai contoh sering mencuci tangan, sering apabila mampu harus menjaga kebersihan kita semuanya. Kalau keluar kita harus pakai masker. 

Saudara-saudara sekalian, kita harus hindari kerumunan, kita harus hindari kumpul-kumpul untuk alasan apapun. 

Saudara-saudara sekalian Partai Gerindra terutama kader-kadernya harus senantiasa memberi contoh yang baik.

Saudara-saudara sekalian, kita masih menghadapi tantangan yang besar tetapi dengan kepercayaan diri, dengan optimisme, keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Besar dan keyakinan bahwa kita pernah mengalami kondisi-kondisi yang juga sangat berbahaya.

Kita ingat rakyat Aceh beberapa tahun yang lalu pernah mengalami tsunami yang besar, yang mengambil nyawa banyak sekali korban. Kalau tidak salah sampai ratusan ribu korban pada 1-2 hari tersebut. Namun rakyat kita di Aceh tegar dan seluruh bangsa bersatu mendukung mereka di saat mereka susah. 

Sekarang, tidak hanya rakyat Indonesia tapi rakyat di seluruh dunia yang mengalami kesulitan. Karena itu justru karena itu kita harus kompak. Kita harus saling membantu rakyat kita. 

Saya bangga melihat kader-kader Partai Gerindra di seluruh Indonesia memberi bantuan kepada rakyat yang lebih sulit dari diri kita masing-masing. Saya bangga melihat komitmen Anda semuanya, itulah partai kerakyatan, itulah partai yang berjuang untuk rakyat.

Sekarang kita diuji, sekarang kita harus semakin militan, semakin semangat, semakin tegar.

Saudara-saudara sekalian, kemungkinan kita harus menghadapi situasi yang tidak baik ini untuk beberapa saat lagi. Tentunya kita berharap dan berdoa bahwa ini akan segera berakhir.

Tetapi seandainya masih memerlukan waktu untuk kita mengatasi bersama seluruh dunia kesulitan ini. Saya minta Partai Gerindra, kader-kadernya justru bertindak secara antisipatif.

Saya minta seluruh kader Partai Gerindra yang mampu untuk mengorganisir mereka yang keadaan ekonominya lebih lemah. Minimal dirimu dan keluargamu masing-masing, buatlah tanaman-tanaman pangan yang berguna bagi kepentinganmu. Gunakan setiap lahan yang bisa kau gunakan.

Tanamlah bahan-bahan pangan untuk saudara sendiri. Supaya saudara disaat yang susah, mungkin terdapat kekurangan persediaan sewaktu-waktu, kalian tidak panik. Kalian tidak risau, karena kalian punya lumbung-lumbung sendiri. 

Para kader Partai  Gerindra yang banyak jumlahnya dimana-mana, saatnya sekarang saudara gunakan organisasi, gunakan kelompok-kelompok yang sudah saudara bentuk. Gunakan koperasi-koperasi yang sudah kau miliki untuk menjamin ketersediaan pangan bagi keluargamu dan kelompokmu sendiri. 

Dan bila perlu, bila mampu bantulah mereka-mereka yang lebih sulit dari dirmu, keluargamu dan kelompokmu. 

Saudara-saudara sekalian, saya percaya dan yakin Partai Gerindra sebagai partai yang besar yang tumbuh dari bawah, yang berjuang menghadapi segala kesulitan, partai kita semakin kokoh dan semakin kuat. Saya percaya bahwa ideologi kita ternyata dibenarkan oleh sejarah. 

Dari dulu kita selalu berjuang untuk Indonesia swasembada pangan, swasembada energi, swasembada obat dan air.

Dan sekarang kita harus mewujudkannya. Kita sekarang bagian dari pemerintah. Kita harus bahu membahu bersama  pemerintah, bersama partai-partai lain, bersama elemen-elemen masyarakat lain, jangan cari titik-titik perbedaan. Marilah kita cari titik-titik kebersamaan. 

Jangan mencaci maki, jangan mencari kekurangan dan kesalahan, carilah kebaikan. Bantulah mereka yang perlu dibantu, Saudara-saudara sekalian kita semakin yakin analisa kita, tesis kita, tentang kondisi ekonomi, politik, kita berada di jalan yang benar. 

Kita dulu dan kita akan terus berjuang dari sejak dahulu, terus kita berjuang untuk Indonesia, berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita harus percaya kekuatan kita sendiri. Dalam keadaan yang sulit jangan berharap bangsa lain akan bantu kita, tapi kita harus menggali kekuatan kita sendiri. 

Partai Gerindra berilah contoh yang terbaik. Itu pesan saya dalam taklimat malam hari ini. 

Sebagai simpulan, saya minta yang pertama, tetap tegar, tetap optimis, tetap percaya pada Tuhan Yang Maha Kuasa, percaya kepada pimpinan kita semua, percaya pada kekuatan kita sendiri. 

Yang kedua, jaga persatuan dan persaudaraan. Ketiga, jaga  kesehatan dirimu, keluargamu dan lingkunganmu. Laksanakan semua  petunjuk dari pemerintah dan dari pimpinan-pimpinan.

Yang keempat, siapkan masing-masing cadangan pangan masing-masing, siapkan tanaman pangan masing-masing, siapkan lumbung pangan masing-masing. Dengan demikian kita optimis, bersatu kita menghadapi keadaan yang paling buruk sekalipun.

Dengan ridho Tuhan Yang Maha Besar, Tuhan Yang Maha Kuasa, bagi umat Islam Allah SWT, kita bersama-sama keluar dari kemelut ini, keluar dari tantangan ini, keluar dari krisis ini, dengan semakin kuat, semakin bahagia. 

Terima kasih
Selamat Malam
Selamat Berjuang
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam sejahtera bagi kita sekalian
Shaloom
Om Santi Santi Santi Om

Salam kebajikan bagi kita sekalian

Merdeka!

 

Dari Redaksi:

Terdapat penambahankan materi pidato pada badan berita.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi pangan gerindra prabowo subianto
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top