Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kondisi Memburuk, PM Boris Johnson Dibawa ke Unit Perawatan Intensif

Seorang juru bicara mengatakan masuk ke ruang perawatan atas saran tim medis, dan menerima "perawatan yang sangat baik”.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 07 April 2020  |  06:44 WIB
Boris Johnson - Reuters/Neil Hall
Boris Johnson - Reuters/Neil Hall

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson dipindahkan ke perawatan intensif di rumah sakit setelah gejala wabah Covid-19 yang dialaminya "memburuk", menurut pihak  Downing Street.

Seorang juru bicara mengatakan masuk ke ruang perawatan atas saran tim medis, dan menerima "perawatan yang sangat baik”.

Johnson telah meminta Menteri Luar Negeri Dominic Raab untuk menggantikan tugasnya jika perlu, juru bicara itu menambahkan.

Perdana menteri berusia 55 tahun itu dirawat di rumah sakit di London dengan "gejala persisten" pada Minggu (5/4/2020) malam waktu setempat.

Perdana menteri diberikan oksigen pada Senin (6/4/2020) sore, sebelum dibawa ke perawatan intensif. Namun, dia belum memakai ventilator sebagaimana dikutip BBC.com, Selasa (7/4/2020).

Sebuah pernyataan dari kantor perdana menteri berbunyi: "Perdana menteri berada di bawah perawatan dokter di Rumah Sakit St Thomas, di London, setelah dirawat dengan gejala wabah Covid-19 yang terus-menerus seperti dikutip ChannelNewsAsia.com

Raab mengatakan ada "semangat tim kabinet yang sangat kuat" di belakang perdana menteri.

Dikatakan, bahwa dia dan rekan-rekannya memastikan mereka melaksanakan tugas Johnson.

"Itulah cara kami akan membawa seluruh negara melalui tantangan virus corona," katanya.

Sedangkan Pemimpin Partai Buruh Sir Keir Starmer menggambarkannya sebagai "berita yang sangat menyedihkan".

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Boris Johnson
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top