Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polri Tangani 76 Kasus Hoaks Virus Corona

Dari jumlah tersebut, paling banyak pengusutan dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri, diikuti Polda Metro Jaya, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Kepolisian meminta masyarakat untuk saring dulu informasi yang mereka terima sebelum sharing.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 06 April 2020  |  19:13 WIB
Poster Bersama Lawan Corona
Poster Bersama Lawan Corona

Bisnis.com, JAKARTA - Polri telah mengusut 76 kasus tindak pidana penyebaran informasi palsu atau hoaks mengenai virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra, mengatakan bahwa perkara tindak pidana penyebaran informasi hoaks tersebut ditangani oleh masing-masing Polda sesuai locus delicti atau tempat terjadinya peristiwa pidana.

Asep merinci kasus penyebaran hoaks mengenai virus Corona itu paling banyak ditangani Bareskrim Polri sebanyak 42 perkara, Polda Metro Jaya 11 kasus, Polda Jawa Timur 11 kasus dan Polda Jawa Barat 6 kasus. Sisanya tidak disebutkan Asep.

"Sampai hari ini, untuk penegakan hukum kepada pelaku penyebaran hoaks sudah ada 76 perkara," tuturnya, Senin (6/4/2020).

Para tersangka, kata Asep, dijerat dengan Pasal 45 dan Pasal 45 huruf a Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun.

Ditambah Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Pidana dengan ancaman 10 tahun penjara.

Asep mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar melalui pesan singkat Whatsapp maupun media sosial, sebelum diklarifikasi kebenarannya.

"Saring dulu sebelum sharing agar tidak menjadi pelaku penyebar hoaks," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri Virus Corona
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top