Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WFH Diperpanjang, ASN Kemenag Tidak Diizinkan Mudik

Kebijakan itu diambil setelah mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 yang belakangan semakin meluas.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  01:09 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi - kemenag.go.id
Menteri Agama Fachrul Razi - kemenag.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agama menegaskan para aparatur sipil negara atau ASN di kementerian tersebut tidak diperkenankan mudik setelah sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) diperpanjang hingga 21 April 2020.

Larangan untuk mudik itu telah terrtuang dalam surat edaran menteri agama terkait pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Saefuddin, Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag mengatakan, aturan terkait mudik tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Kementerian Agama. SE dengan No.5/ 2020 ini merupakan perubahan atas SE sebelumnya yang mengatur WFH hingga 31 Maret 2020.

"Selama dalam tenggang waktu pelaksanaan bekerja di rumah, pegawai tidak diizinkan bepergian keluar daerah dan/atau kegiatan mudik dalam rangka hari raya ldul Fitri 1441 H ataupun kegiatan mudik lainnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (30/3/2020).

Saefuddin menuturkan penyesuaian SE dilakukan setelah mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 yang belakangan semakin meluas dan berbagai kebijakan baru terkait dengan sinergi untuk menghambat penyebaran virus tersebut.

Untuk itu, lanjut Saefuddin, setiap pimpinan harus memastikan seluruh pegawainya bekerja dari rumah atau tempat tinggal. Selama WFH, pegawai juga dapat mengedukasi masyarakat sekitar untuk menjaga jarak fisik (physical distancing) dan tidak mudik. Terkait layanan dan koordinasi, ungkapnya, bisa dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

"Hak pegawai berupa gaji, uang makan, dan tunjangan kinerja akan tetap dibayarkan selama pegawai bekerja dari rumah. Surat Edaran ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan sampai 21 April 2020, dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenag Mudik Lebaran Virus Corona
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top