Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Corona, Mendagri Dukung Pemda yang Imbau Warga Tak Mudik

Mendagri memastikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan mengawasi kegiatan mudik karena membuka potensi penularan corona.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  21:53 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. - ANTARA/Puspen Kemendagri
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. - ANTARA/Puspen Kemendagri

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendukung langkah pemerintah daerah yang mengimbau penundaan mudik massal. Pasalnya, penundaan mudik massal dapat mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Dari data yang kita miliki, bila kita dapat mereduksi secara signifikan jumlah dan frekuensi program mudik bareng, maka volume arus mudik dari kota-kota besar seperti Jabodetabek, yang merupakan episentrum penyebaran Covid-19, akan dapat ditekan secara signifikan," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2020).

Tito meminta pemda mengawai secara ketat larangan atau pembatasan mudik massal. Dia memastikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga akan mengawasi kegiatan mudik karena mudik merupakan kegiatan yang menguras energi, sehingga membuka potensi penularan virus corona.

“Seperti kita tahu, mudik bareng cukup melelahkan dan pastinya mengakibatkan stamina ketahanan tubuh peserta mudik drastis nge-drop dan menjadi sasaran empuk serangan Covid-19,"tambahnya.

Tito mengingatkan semua pemda untuk melakukan rapid test virus corona sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan. Eks Kapolri itu menuturkan pelaksanaan rapid test secara otomatis akan menekan jumlah pemudik.

Rapid test, katanya, akan otomatis berdampak pada menurunnya mobilitas arus mudik karena mereka yang positif dan masuk kategori ODP dan tentu akan tertunda mobilitasnya karena akan mengikuti program pengawasan atau karantina.

Tito memastikan pemerintah pusat, daerah, dan kementerian/lembaga terkait lainnya akan bekerja sama secara maksimal dalam menekan penyebaran virus corona.

"Ini merupakan pembelajaran penting bagi birokrasi pusat dan daerah untuk menerapkan aneka kebijakan bersifat makro kita implementasikan secara detail dan terkendali hingga di tingkat praksis dan mikro," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendagri Mudik Lebaran Virus Corona
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top