Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Corona, Pria Ini Rela Tunda Nikah dan Pulang Kampung

Jumat, 3 April 2020, sebetulnya menjadi hari yang begitu dinanti-nantikan Rizki Hidayat dan pasangannya Hulvi Husnia. Pada tanggal itu sedianya mereka akan melangsungkan pernikahan.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  12:35 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Jumat, 3 April 2020, sebetulnya menjadi hari yang begitu dinanti-nantikan Rizki Hidayat dan pasangannya Hulvi Husnia. Pada tanggal itu sedianya mereka akan melangsungkan pernikahan.

Rizki dan Nia yang sudah berkenalan lebih dari dua tahun, memutuskan untuk mengikat janji suci pada 3 April. Rencananya, akad dan respsi pernikahan berlangsung di kediaman Nia di Baso, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

Rizki yang berada di Jakarta bersama keluarganya sudah jauh-jauh hari membeli tiket untuk pulang ke kampung halamannya di Bukittinggi, demi mempersiapkan pernikahan dengan sang pujaan hati. Namun, masifnya penyebaran virus Corona di Indonesia hingga pertengahan Maret membuat Rizki dan pasangannya was-was.

Awalnya, mereka terus saling berkomunikasi untuk memastikan rencana pernikahan terlaksana sesuai jadwal. Namun, dari hari ke hari jumlah pasien positif terinfeksi virus Corona di Tanah Air terus bertambah. Pemerintah pun membuat kebijakan dan imbauan kepada semua masyarakat Indonesia untuk menunda pulang kampung.

Rizki awalnya hanya akan pulang sendiri untuk melangsungkan akad nikah, tanpa ditemani keluarga pun kedua orang tua. Pertimbangannya, mereka khawatir jika menjadi carrier atau pembawa virus ke kampung halaman.

"Memang saat ini kami sehat-sehat saja, tapi tidak tahu sepanjang jalan, bisa saja ketika di bus, di bandara atau di pesawat kami justru menjadi carrier atau pembawa virus. Apalagi kalau kami beramai-ramai pulang kampung," ujar pria kelahiran Mei 1986 ini.

Dia juga tidak ingin kejadian seperti di Italia terjadi di Indonesia, yaitu ketika banyak orang kota pulang kampung dan menularkan kepada keluarga di daerah.

Apalagi, kedua orang tua Rizki yang sudah berusia di atas 50 tahun menjadi kelompok yang rentan tertular jika berkumpul dengan orang banyak di suatu tempat.

"Tadinya saya berencana pulang sendiri saja. Meski berat, orang tua akhirnya ikhlas jika saya berangkat sendiri, dan tetap melangsungkan akad nikah, tanpa pesta pernikahan," tutur Rizki yang juga jurnalis olahraga di salah satu media massa ini.

Namun, beberapa hari kemudian, jumlah pasien Covid-19 di Tanah Air kian bertambah. Penyebarannya pun terus terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Sumatra Barat.

Kondisi ini akhirnya membuat Rizki, dengan pertimbangan dari pasangan dan keluarganya, harus merelakan pernikahan yang sudah sangat dinanti-nanti, ditunda. 

"Dengan izin keluarga semua, akhirnya kami pun memutuskan untuk menunda rencana pernikahan, tidak mungkin saya pulang kampung dengan kondisi saat ini. Karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, saya tidak ingin merugikan diri sendiri dan orang banyak," tuturnya.

Nia dan keluarganya menerima keputusan Rizki melihat kondisi dan perkembangan kasus Covid-19 yang makin meluas. "Doakan saja semoga kami bisa melanjutkan rencana pernikahan kami selepas Lebaran. Semoga setelah Lebaran kasus Corona di Indonesia bisa selesai dan lebih terkendali," ujarnya berharap.

Refund Tiket

Dengan penundaan rencana pulang kampung, Rizki pun segera menghubungi Online Travel Agent (OTA) untuk memproses pengembalian tiket.  Dia mengaku membeli tiket pesawat untuk dirinya dan keluarga di sejumlah OTA seperti tiket.com, traveloka.com, dan pegi-pegi.com.

Meski cukup banyak konsumen yang mengajukan pengembalian tiket, Rizki mengaku mendapatkan respons cepat dari sejumlah OTA tersebut dan bisa mendapatkan refund hingga 100 persen.

"Sejauh ini yang sudah memproses untuk refund tiket.com. Alhamdulillah dana semua kembali 100 persen, untuk Traveloka juga katanya 100 persen, dan semoga Pegi-Pegi juga bisa 100 persen," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengantin Virus Corona
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top