Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kerja dari Rumah Membuat Jaringan Internet Memanas

Jaringan internet memanas dan macet dengan semakin banyaknya masyarakat yang bekerja, belajar, dan belajar di rumah.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  18:20 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Dinda Wulandari
Ilustrasi - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, JAKARTA - Jaringan internet memanas dan macet dengan semakin banyaknya masyarakat yang bekerja, belajar, dan belajar di rumah.

Berdasarkan data yang dikompilasi oleh Nokia Oyj, titik persimpangan antar jaringan internet hampir kewalahan. “Secara global, penyedia jaringan mulai melihat adanya peningkatan tekanan pada kapasitas di peering links dan edge routers,” tulis Nokia, dilansir Bloomberg, Jumat (27/3/2020).

Kendati demikian, laporan itu menyebutkan konsumen tidak perlu merasa panik karena operator bisa memperbaikinya dengan meningkatkan kualitas peralatan dan menambah komponen di sistemnya.

“Mereka bisa menambahkan kapasitasnya, yang bisa dilakukan dengan mudah. Sejauh ini, jaringan masih bisa menangani kemacetan,” jelasnya.

Deepfield, layanan analisis Nokia, juga menemukan adanya lonjakan 300 persen dalam program konferensi jarak jauh misalnya Zoom dan Skype di Amerika Serikat dibandingkan minggu-minggu sebelumnya. Sebaliknya, video games mengalami melesat 400 persen.

Sebelumnya, Netflix Inc. memutuskan untuk mengurangi kualitas videonya untuk mengurangi tekanan pada jaringan. Perusahaan yang berbasis di California ini menemukan lonjakan signifikan pada lalu lintas internet di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya.

Tak jauh berbeda, Vodafone Group Plc juga menambah kapasitas jaringannya untuk meminimalisasi kemacetan di titik-titik agregasi yang sibuk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Work From Home

Sumber : Bloomberg

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top