Ramai di Twitter, Mahfud MD Klarifikasi Sebut Sampah Dokumen Veronica Koman untuk Jokowi

Dokumen dimaksud berisi data 57 tahanan politik serta 243 korban sipil yang tewas di Nduga, Papua, sejak Desember 2018.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  05:08 WIB
Ramai di Twitter, Mahfud MD Klarifikasi Sebut Sampah Dokumen Veronica Koman untuk Jokowi
Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) didampingi Mendagri Tito Karnavian (kanan) memberikan keterangan pers usai mengadakan pertemuan di Jakarta, Selasa (4/2/2020). Pertemuan tersebut untuk membahas penanganan pengamanan ratusan WNI yang baru saja dievakuasi ke Kabupaten Natuna dari Wuhan, China. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengklarifikasi berita yang  menyebut bahwa dirinya menilai dokumen yang diserahkan pengacara hak asasi manusia (HAM) Veronica Koman kepada Presiden Joko Widodo tidak penting.

Dokumen dimaksud berisi data 57 tahanan politik serta 243 korban sipil yang tewas di Nduga, Papua, sejak Desember 2018.

Veronica mengklaim, timnya berhasil menyerahkan dokumen itu kepada Presiden Jokowi saat kunjungan Jokowi ke Canberra, Australia, Senin (10/2/2020) kemarin. Namun, Mahfud menganggap dokumen itu hanya sampah.

Warganet di Twitter pun ramai membahas berita itu, dan menyoroti komentar Mahfud MD perihal dokumen yang disampaikan Veronica kepada Jokowi.

Komentar warganet itu akhirnya ditanggapi Mahfud MD lewat akun Twitter @mohmahfudmd, Kamis (13/2/2020).

Mahfud mencuit bahwa dirinya tak pernah mengatakan surat yang diberikan Veronica kepada Presiden Jokowi sampah.

Berikut cuitannya:

 

Kemudian, Mahfud juga menulis bahwa sampah yang dimaksukan dirinya adalah informasi atau berita bahwa Veronica menyerahkan surat kepada Presiden Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mahfud md, papua

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top