Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gus Miftah Bandingkan Eks Kombatan ISIS dengan WNI yang Dikarantina karena Virus Corona

Konon katanya menteri agama akan memulangkan anggota ISIS ke Indonesia.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  11:53 WIB
Gus Miftah - Instagram @gusmiftah
Gus Miftah - Instagram @gusmiftah

Bisnis.com, JAKARTA - Gus Miftah tidak sependapat dengan Menteri Agama Fachrul Razi yang berencana memulangkan mantan anggota ISIS keI ndonesia. Ia pun heran apa yang melatarbelakangi pemulangan mantan anggota ISIS tersebut.

"Konon katanya menteri agama akan memulangkan anggota ISIS ke Indonesia. Kok saya gagal paham ya, Pak Menteri ya, dulu kawan-kawan kita bercadar, jenggot, cingkrang yang belum tentu terpapar radikal itu dicurigai," kata Gus Miftah dalam rekaman video yang diunggah di Instagramnya pada Sabtu (8/2/2020).

Ia menyatakan bahwa ISIS sudah sangat jelas terbukti mengandung unsur radikal yang selama ini tidak sejalan dengan pemerintah.

"Hari ini ISIS yang jelas radikal melawan negara, menganggap pemerintah tauhid, passpor dibakar akan dipulangkan ke Indonesia," kata Gus Miftah.

Ia juga membandingkan dengan pemulangan WNI dari Wuhan yang harus menjalani berbagai tahap sebelum berbaur di tengah masyarakat. Selain itu, Gus Miftah lebih heran lagi karena mantan anggota ISIS tersebut rencananya juga akan diberikan pekerjaan ketika kembali ke Indonesia. Menurut dia, itu tak masuk akal karena masih banyak masyarakat yang menganggur.

"Pak menteri WNI yang dari Wuhan yang belum tentu kena virus corona itu pulang ke Indonesia dimasukkan safe house dikarantina karena kita khawatir. Ini ISIS yang jelas melawan negara mau dipulangkan bahkan mau dikasih pekerjaan. Pak menteri di Indonesia itu yang nganggur masih banyak, butuh pekerjaan kok malah ISIS yang diurusin, dasar ISIS, Ikut Sana Ikut Sini, tuman," kata Gus Miftah.

Jika hal tersebut terlaksana, sahabat Deddy Corbuzier ini berpendapat bahwa akan banyak yang ingin menjadi anggota ISIS untuk mendapatkan pekerjaan.

"Enak amat ya, mau dipulangkan dan dikasih pekerjaan. Kok saya khawatir ya, jangan-jangan nanti ada berpikir: ISIS dulu ah biar nanti dikasih pekerjaan. Dasar Tuman! Dukung pak @jokowi dan pak @mohmahfudmd menolak pemulangan ISIS," tulis Gus Miftah pada keterangan video tersebut.

Gus Miftah menyindir rencana ini dengan mengaku sebagai anggota ISIS.

"Eh saya juga ISIS loh, apa itu? ISIS : Ikatan Suami Isteri Satu, sama seperti dulurku @yusufmansurnew dan kang masku @ahmadhelmyfaishalzaini," tulis Gus Miftah.

Pemerintah Indonesia berencana memulangkan 600 WNI eks ISIS. Menteri Agama Fachrul Razi bahkan menyebut ratusan WNI yang pernah tergabung dalam ISIS itu sebagian besar telah membakar paspor Indonesia agar merasa dekat dengan Tuhan.
Rencana pemulangan itu masih dalam tahap pembahasan pemerintah. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona ISIS

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top