Turki Serang Balik Tentara Suriah, 35 Orang Tewas

Kementerian Pertahanan Turki menyatakan kemarin bahwa tujuh tentaranya juga terluka akibat serangan oleh pasukan pemerintah Suriah di markas terakhir yang dikuasai kelompok pemberontak.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 Februari 2020  |  07:44 WIB
Turki Serang Balik Tentara Suriah, 35 Orang Tewas
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Turki menyatakan telah menyerang balik sasaran militer Suriah setelah setidaknya lima tentaranya dan tiga warga sipil pendukung tentara Turki terbunuh oleh pasukan Pemerintah Suriah di wilayah Idlib yang dilanda perang.

Kementerian Pertahanan Turki menyatakan kemarin bahwa tujuh tentaranya juga terluka akibat serangan oleh pasukan pemerintah Suriah di markas terakhir yang dikuasai kelompok pemberontak.

Kementerian tersebut menyebut  bahwa pasukannya, yang dikirim sebagai bala bantuan, mendapat serangan meski telah memberitahu sebelumnya mengenai koordinat mereka. Sedangkan Rusia, pendukung utama Presiden Suriah Bashar al-Assad, menyatakan bahwa pasukan Turki ditembak semalam karena kesalahan informasi.

Perkembangan tersebut kemungkinan akan semakin meningkatkan ketegangan antara Turki dan Pemerintah Suriah karena jarang terjadi bentrokan secara langsung.

Hal itu juga dapat menyebabkan gesekan antara Moskow dan Ankara, yang berupaya mengoordinasikan tindakan mereka di Suriah.

Berbicara kepada wartawan sebelum berangkat ke Ukraina, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa serangan balik Ankara melibatkan jet tempur dan tembakan artileri terhadap sasaran militer Suriah.

Erdogan mengatakan serangan balasan itu menewaskan antara 30 dan 35 tentara Suriah.

"Mereka yang menguji kekuatan Turki dengan serangan keji seperti itu akan menyesali kesalahan mereka," katanya.

Dia mengatakan bahwa Moskow telah diberitahu bahwa Ankara akan melakuan serangan balasan atas Suriah.

"Tidak mungkin bagi kami untuk tetap diam ketika tentara kami menjadi korban," kata Erdogan.

Pada konferensi pers di Kyiv, dia juga mengatakan bahwa hampir satu juta orang bergerak menuju perbatasan Turki karena serangan pasukan Pemerintah Suriah di Idlib.

Saling serang terjadi di dekat kota Saraqeb, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris seperti dikutip Aljazeera.com, Selasa (4/2/2020).

Disebutkan bahwa pasukan Turki membom posisi tentara Suriah di tiga provinsi dan menewaskan delapan tentara di Idlib, tiga di provinsi Latakia dan dua di wilayah Hama.

Namun, kantor berita pemerintah Suriah SANA mengatakan pasukan pemerintah menguasai dua desa baru dalam perjalanan ke Saraqeb. Hal itu dilakukan ketika pasukan Suriah mengejar para pejuang sehingga mengakibatkan empat tentara Turki tewas dan sembilan lainnya luka-luka sehingga memicu pembalasan Turki. Akan tetapi mereka mengklaim tidak ada korban di antara pasukan Suriah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
turki, suriah

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top