Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Virus Corona: Korsel Evakuasi Warganya dari Wuhan, 18 orang Demam

Pesawat yang mengevakuasi warga Korea Selatan dari Wuhan mendarat di Bandara Internasional Gimpo, Seoul. Sebanyak 18 penumpang dalam penerbangan tersebut menunjukkan tanda-tanda dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  19:41 WIB
Seorang petugas medis menangani pasien yang terduga terkena virus corona di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). - Antara
Seorang petugas medis menangani pasien yang terduga terkena virus corona di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pesawat yang mengevakuasi warga Korea Selatan dari Wuhan mendarat di Bandara Internasional Gimpo, Seoul. Sebanyak 18 penumpang dalam penerbangan tersebut menunjukkan tanda-tanda dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa.

Menurut Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan, pesawat milik Korean Air Lines Co. mendarat pukul 8.00 waktu setempat hari Jumat (31/1/2020) dan diparkir jauh dari terminal utama untuk meminimalkan kontak dengan wisatawan lain.

Pesawat Boeing 747-400 tersebut membawa 368 penumpang serta 15 awak dan Chairman Korean Air, Walter Cho, yang telah terbang ke China untuk melakukan evakuasi.

Dilansir Bloomberg, Korean Air mengatakan awak kapal yang ikut dalam penerbangan tersebut mengajukan diri secara sukarela. Meskipun tidak mendapatkan bayaran, mereka akan diberikan sejumlah insentif dari maskapai.

Cho dan krunya, yang mengenakan pakaian anti kontaminasi dan memiliki kontak terbatas dengan penumpang, telah disarankan untuk tinggal di rumah sampai 2 Februari.

Sejumlah negara mengatur penerbangan untuk mengevakuasi warga dari China. Hingga saat ini, 213 orang meninggal karena virus corona dan hampir 10.000 orang terinfeksi. Sebelas kasus infeksi telah dikonfirmasi di Korea Selatan, namun belum ada korban jiwa yang dilaporkan di luar China.

Sejumlah maskapai internasional telah mengurangi atau menangguhkan penerbangan ke China dalam upaya untuk menahan penyebaran virus. Masih ada 350 warga Korea Selatan di dalam dan sekitar Wuhan.

Belum ada rute penerbangan langsung antara Wuhan ke Gimpo. Penerbangan evakuasi hari Jumat ini adalah yang pertama dari Korea Selatan, yang harus menunggu persetujuan China sebelum melakukan perjalanan.

Penumpang yang tersisa akan tinggal selama dua minggu di fasilitas pemerintah di luar Seoul. Di sana mereka akan menerima makanan dan memiliki akses ke internet, buku-buku dan televisi. Mereka akan diperiksa oleh 148 pejabat pemerintah dua kali sehari dan jika ada yang menunjukkan gejala penyakit, mereka akan dikirim ke rumah sakit yang ditunjuk di dekatnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top