Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kejagung Kembali Periksa Saksi Kasus Jiwasraya, Jabatannya Dirahasiakan

Kejagung kembali mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya dengan memanggil lima orang saksi untuk diperiksa tim penyidik hari ini.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  14:46 WIB
Kejagung Kembali Periksa Saksi Kasus Jiwasraya, Jabatannya Dirahasiakan
/Ilustrasi
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA--Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya dengan memanggil lima orang saksi untuk diperiksa tim penyidik hari ini.
 
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono merahasiakan jabatan keempat orang saksi, hanya ada satu jabatan yang diungkapkan yaitu Achmad Subahan selaku accounting dan Finance Manager PT Trade Alam Minera (Tram) Tbk.
 
Sementara empat saksi lainnya enggan disebutkan oleh Hari posisi dan jabatannya.
Keempatnya yaitu Agung T, Dwi Nugroho, Teddy Tjokrosaputro selaku saudara kandung tersangka Benny Tjokrosaputro dan Joko Hartono Tirto selaku Former Director Fishery Marketing PT Inti Agri Resorce.
 
"Semuanya diperiksa sebagai saksi terkait perkara tindak pidana korupsi Jiwasraya," tuturnya, Kamis (23/1).
 
Seperti diketahui, Heru Hidayat dan Benny Tjokro dinyatakan terbukti menikmati hasil investasi yang melanggar hukum oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Keduanya telah ditetapkan tersangka dan ditahan selama 20 hari.
 
Tim penyidik dan pemburu aset koruptor tenga melakukan penelusuran aset milik lima tersangka. Penyidik menemukan adanya aset yang dilarikan ke luar negeri oleh para tersangka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung jiwasraya
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top