Langka! Bunga Bangkai Menempel di Akar Pohon Medang

Di Jorong Data Simpang Dingin terdapat dua tempat sebaran populasi bunga langka itu dengan jumlah knop 15 buah dengan perkiraan 1 bulan lagi akan mekar.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  10:42 WIB
Langka! Bunga Bangkai Menempel di Akar Pohon Medang
Petugas BKSDA Agam berfoto di samping bunga Rafflesia arnoldi atau yang juge dikenal dengan bunga bangkai. - Antara

Bisnis.com, LUBUKBASUNG — Satu individu bunga Rafflesia arnoldii yang juga dinamakan bunga bangkai mekar sempurna di akar yang tergantung di pohon medang atau jauh di atas tanah dengan jarak 170 sentimeter di Jorong Data Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

"Bunga raflesia itu berada di pohon dan saat ini sudah mekar sempurna," kata Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam Ade Putra, Kamis (23/1/2020).

Dia menyebutkan bahwa bunga raflesia yang mekar di pohon di wilayah Kecamatan Tanjungraya itu tergolong langka, sedangkan di Agam wilayah barat merupakan yang pertama kali ditemukan.

Biasanya, bunga yang dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem itu hidup di atas tanah.

"Ini suatu keunikan dan sebelumnya pengunjung kaget melihat kondisi itu dan berencana akan melihat apabila mekar nanti," katanya.

Ade mengatakan bahwa bunga raflesia itu bisa tumbuh di pohon karena inangnya berupa tumbuhan akar jenis tetrastigma yang melilit batang pohon medang sampai pucuknya. Bakal bunga tumbuh di antara akar yang melilit batang pohon tersebut.

Di Jorong Data Simpang Dingin terdapat dua tempat sebaran populasi bunga langka itu dengan jumlah knop 15 buah dengan perkiraan 1 bulan lagi akan mekar.

Lokasi mekar bunga itu berjarak perjalanan 15 menit dari permukiman warga Data Aia Gadang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan.

Untuk menuju lokasi, BKSDA telah memasang rambu-rambu penunjuk arah, papan informasi, dan papan larangan.

Sebelumnya, dua knop atau bonggol bunga raflesia mekar secara bersamaan dengan jarak sekitar 5 meter.

"Lokasi ini ditemukan pada 2018 lalu dan secara intensif mulai dilakukan pemantauan dan pengawasan oleh BKSDA," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumbar, tanaman

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top