Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Megawati Ceritakan Nasihat Bung Karno Saat Diganjal Hingga Putus Kuliah

Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri menceritakan nasihat Bung Karno saat dia terpaksa putus kuliah.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 06 Januari 2020  |  17:39 WIB
Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri - Antara
Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri memperoleh gelar doktor kehormatan atau honoris causa dari Universitas Soka di Tokyo, Jepang, Rabu (6/1/2019. Penghargaan tersebut akan menjadi yang kesembilan baginya.

Meski begitu, Megawati mengatakan bahwa tidak tahu kenapa sejumlah universitas dalam ataupun luar negeri berniat mengapresiasi dirinya. Dia mengaku tidak pernah mencarinya.

“Tapi kan orang mungkin melihat saya. Mungkin dengar dari omongan dari pidato saya. Karena bagi saya, itu yang juga harus diketahui sering kali anak muda mengejar gelar padahal itu hanya sebuah tanda bahwa dia sudah selesai sekolah di sebuah tempat. Padahal yang kita ingin lakukan mencari ilmu pengetahuan,” katanya di Tokyo, Jepang, melalui keterangan pers, Senin (6/1/2020).

Dari sisi pendidikan, presiden kelima Indonesia ini tak pernah menamatkan kuliahnya. Dia pernah kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung pada 1965 - 1967.

Megawati juga pernah menimba ilmu di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Jakarta 1971 - 1972. Faktor politik setelah dijatuhkannya Presiden Soekarno pada masa awal Orde Baru dulu yang membuat Megawati putus kuliah.

Megawati menceritakan saat dirinya tak bisa menyelesaikan kuliah dan mendapat nasihat dari ayahanda, presiden pertama Indonesia, Soekarno.

“Jadi, ketika saya tidak dibolehkan kuliah karena keadaan politik, ayah saya hanya mengatakan begini. 'Udah cari ilmu pengetahuan di mana saja'. Jadi, maksudnya saya otodidak. Dari situ saya senang baca, bertanya, saya senang diskusi dan hal itu yang mungkin membuat akhirnya ada nilai sehingga orang berikan honoris causa pada saya,” papar Megawati.

Sebelumnya, Megawati telah menerima delapan gelar doktor kehormatan dari perguruan tinggi ternama dalam negeri ataupun mancanegara. Yang pertama untuk bidang hukum dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang pada September 2001.

Selanjutnya, Megawati memperoleh gelar dari Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Rusia pada 22 April 2003. Perguruan tinggi bergengsi di negeri bekas Uni Soviet itu memberikan gelar bidang politik.

Adapun gelar ketiga untuk Megawati datang dari Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan pada 19 Oktober 2015. Universitas ternama di Negeri Gingseng itu menganugerahkan gelar bidang politik.

Kemudian pada 25 Mei 2016, Megawati menerima gelar bidang politik dan pemerintahan dari Unpad. Kemudian pada 27 September 2017, Universitas Negeri Padang (UNP) juga menganugerahi Megawati dengan gelar untuk bidang pendidikan politik.

Selanjutnya pada 16 November 2017, Megawati menerima dari Mokpo National University, Korsel. Universitas yang didirikan pada 1946 itu memberikan untuk bidang demokrasi ekonomi.

Pada 8 Maret 2018, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) memberikan gelar untuk bidang politik dan pemerintahan.

Masih pada tahun yang sama, yaitu pada 5 November 2018, giliran Fujian Normal University (FNU) di Tiongkok yang menganugerahkan gelar untuk Megawati. Perguruan tinggi yang sudah berusia lebih dari seabad itu menganugerahi Megawati untui bidang diplomasi ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati doktor honoris causa pdi perjuangan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top